Pemugaran Makam KH Soleh Darat, Ita Berharap Kota Semarang Jadi Destinasi Religi

SEMARANG (Awal.id) – Sebagai Upaya menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu destinasi religi, Pemerintah Kota Semarang resmikan pemugaran kompleks makam KH Sholeh Darat, di TPU Bergota.
Diresmikan oleh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan, pemugaran dilakukan sebagai upaya agar peziarah merasa nyaman dan khusyuk saat berdoa di kompleks pemakaman Kyai Haji Sholeh Darat.
“Misi kami ke depan akan menjadikan Kompleks Mbah Sholeh Darat sebagai destinasi wisata religi. Sehingga fasilitas-fasilitas pendukung yang lain akan kami bangun,” tutur Ita, Jumat (10/3).
Ita mengatakan, KH Soleh Darat adalah salah satu tokoh besar dan menjadi panutan Ibu Kota Jawa Tengah. “Tentunya kita merasa bangga bahwa ada aulia di Kota Semarang yang menjadi guru dari tokoh-tokoh besar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah juga R. A. Kartini pernah mengaji di Mbah Kyai Sholeh Darat. Beliau adalah tokoh yang menjadi panutan bagi warga Kota Semarang,” ujar Ita.

Lanjutnya, Ita menyampaikan, pembangunan itu belum seluruhnya selesai, masih ada tahapan lagi yang harus diselesaikan.
“PR yang harus diselesaikan adalah masalah parkir karena selama ini kan banyak peziarah tidak hanya dari dalam kota tapi luar Kota Semarang, luar provinsi, bahkan mungkin luar pulau,” imbuhnya.
Ita menjelaskan, pemugaran ini telah lama direncanakan bahkan saat Hendrar Prihadi masih menjabat sebagai Wali Kota Semarang. Dirinya berharap, pemugaran ini akan meningkatkan kunjungan wisata religi di ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu.
“Pemugaran ini adalah program peninggalan Pak Hendi yang sebelum pemugaran ini selesai beliau diangkat menjadi Kepala LKPP RI,” pungkas Ita.
Sementara itu, Rois Suriyah PC NU Kota Semarang yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, KH Hanif Ismail mengatakan dipugarnya kompleks makam ulama legendaris Kota Semarang ini akan membuat nyaman para peziarah yang datang.
“Semoga dengan dipugarnya kompleks makam seluas setengah hektar ini membuat para peziarah nyaman dan khusyuk dalam berdoa mendoakan Mbah Sholeh Darat dan berdoa untuk kebaikan peziarah sendiri,” ujarnya saat peresmian.
“Namun yang terpenting adalah, jangan hanya kompleks makamnya saja yang kita pelihara, namun pemikiran dan ajaran-ajarannya pula harus kita rawat,” tandasnya.



















