Komentar Warga Sijono Batang Setelah Rasakan Manfaat Bantuan Infrastruktur Pemprov

BATANG (Awal.id) – Bantuan keuangan senilai total Rp1,38 milliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diwujudkan dengan dibangunnya beberapa sarana infrastruktur, sangat dirasakan manfaatkan oleh Desa Sijono, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.
Dampak dari bantuan itu antara lain, lalu lintas dan komunikasi antarwarga lebih lancar karena jalan beraspal. Harga tanah yang tadinya tidak seberapa sekarang menjadi naik, bahkan tembus satu juta per meter.
Infrastruktur lainnya adalah irigasi yang dibenahi, sehingga para petani tidak kesulitan mendapatkan air.Lancarnya irigasi ini meningkatkan kuantitas panen yang semula hanya sekali dalam setahun bisa menjadi tiga kali dalam setahun.
“Di bidang pertanian perbandingannya ya sekarang air lancar. Dulu ndat-ndet (kurang lancar). Sumur air dari sumur bor juga kurang. Sekarang lancar. Disedot mesin juga bagus,” kata Zubaedin (65) salah satu petani warga setempat.
Sejak ada bantuan jaringan irigasi, petani seperti dirinya mampu melakukan panen padi dan hortikultura hingga tiga kali dalam setahun. Padahal, sebelum ada bantuan irigasi, ia dan petani lainnya hanya mampu panen dua kali saja, dalam setahun.
“Airnya lancar. Sebelum ada bantuan irigasi, airnya kurang. Alhamdulillah, sekarang lancar. Senang, Alhamdulillah. Manfaatnya banyak,” tuturnya.
Senada juga dikatakan Nasution (54). Dia mengaku awalnya kesulitan menanam di sawah karena selama tiga tahun air sulit untuk didapatkan. Kini sawahnya bisa ditanami kembali setelah ada bantuan jaringan irigasi dari Pemprov Jateng .
“Setelah adanya irigasi, air mencukupi buat tanaman. Dalam setahun menanam padi dan kacang hijau. Terima kasih Pak Ganjar atas bantuannya,” kata dia.
Sementara itu, Haniah Ismaya (22) warga setempat, mengaku senang jalan di desanya sudah mulus. Selain mempercepat akses masyarakt saat hendak ke jalan tol, maupun ke jalan raya, warga juga memanfaatkan jalan untuk bermain dan aktivitas lain.
“Dulu jalan tidak bisa dibuat jalan. Karena blekok-blekok, enggak bisa dilewati motor. Sekarang sudah diaspal, nyaman, buat akses jalan jadi dekat. Mau lewat ke tol jadi dekat. Pagi buat berjemur,” ucap Haniah.
Masyarakat setempat, memanfaatkan pembangunan jalan dan jembatan yang dibangun dari bantuan keuangan Pemprov Jateng secara maksimal. Mulai dari kemudahan akses dalam berkendara, juga memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat.
Seorang pedagang bernama Hasim (58), masih ingat betul ketika jembatan dan jalan di desanya belum dibangun. Kini semua kesulitan itu sudah berlalu, dan sekarang masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari bantuan keuangan Pemprov Jateng.



















