Ini Yang Harus Dilakukan Saat Vertigo Menyerang TIba-Tiba

SEMARANG (Awal.id) – Vertigo tidak seperti pusing biasa. Seseorang yang mengalami vertigo umumnya merasa lingkungan sekitarnya bergerak atau berputar-putar, padahal sebenarnya tidak.

Vertigo termasuk salah satu keluhan medis yang cukup umum dan seringkali dialami oleh orang dewasa. Saat mengalami pusing biasa, kamu mungkin masih bisa melanjutkan aktivitas. Namun, bagi seseorang yang mengalami vertigo, kondisi ini bisa melumpuhkan aktivitas pengidapnya, karena merasa seperti berputar-putar.

Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan RS Cipto Mangunkusumo Kencana, Fikry Hamdan Yasin mengatakan vertigo berbeda dengan pusing biasa yang kerap terjadi karena demam, kelelahan atau kurang tidur. Menurut Fikry, vertigo biasanya muncul karena terdapat gerakan tiba-tiba.

Baca Juga:  Tampil Sama-Sama Disiplin, Laga Klasik PSIS Vs Persebaya Berakhir Imbang Tanpa Gol

“Intinya vertigo bisa muncul akibat ada gerakan tiba-tiba, makanya saat mengalami ini harus tetap tenang,” kata Fikry.

Fikry menjelaskan dampak vertigo pada setiap orang berbeda-beda tergantung penyebab vertigo. Perlu pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab vertigo apakah berasal dari sistem keseimbangan di dalam telinga atau dari saraf pusat.

“Kalau dari telinga bagian dalam tidak ada penyakit yang serius, sebaliknya kalau berasal dari saraf pusat, bisa banyak penyebab, salah satunya tumor otak,” kata dia.

Baca Juga:  Rebranding Hotel, Khas Semarang Hadir Dengan Cerminkan Ciri Khas Kota Semarang

Vertigo tidak hanya bisa diatasi dengan obat-obatan saja, ada beberapa hal lain yang harus kamu perhatikan saat mengalami vertigo. Langka ini dapat membantu meringankan gejala.

Hal yang harus dilakukan

Jika Anda mengalami vertigo yang dipicu karena ada perubahan posisi, sebaiknya segera duduk tegak dengan punggung menyandar ke tembok.

Anda juga harus membuka mata. Jangan menutup mata karena akan semakin membuat keadaan sekeliling seperti berputar.

“Atur napas dengan cara mengambil udara dari hidung dan mengeluarkannya dari mulut,” kata Fikry.

Baca Juga:  Satlantas Polrestabes Semarang Bagi 1000 Paket Sembako kepada Masyarakat

Fikry juga menyarankan agar kepala tidak digerakkan saat vertigo menyerang.

Jika serangan terus berlanjut, minum obat anti vertigo dan membuka mata dengan fokus pada satu titik.

Sementara itu, dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan, kepala, leher, Jenny Bashiruddin menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter dan mengonsumsi obat betahistin. Pasien kata dia harus melakukan tes keseimbangan untuk mengetahui penyebab pasti vertigo yang dialami.

“Hal pertama yang harus dilakukan pastinya tiduran. Hati-hati harus dijaga jangan sampai jatuh karena dapat menimbulkan fraktur tulang,” kata Jenny.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *