Disdik Kota Semarang Minta Pengawasan CCTV di Sekolah Dimaksimalkan

SEMARANG (Awal.id) – Dinas Pendidikan Kota Semarang meminta pihak sekolah lebih memperketat pengawasan dan memaksimalkan pantauan CCTV yang berada di depan gerbang sekolah.
Permintaan itu disampaikan Plt Kepala Disdik Kota Semarang, Suwarto menanggapi maraknya kasus penculikan anak-anak akhir-akhir ini.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu terjadi kasus percobaan penculikan di SD Sendang Mulyo 03, Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan. Beruntung aksi tersebut bisa digagalkan. Disdik pun segera melakukan langkah antisipasi.
Suwarto mengatakan pihaknya segera mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada para kepala sekolah di wilayah Kota Semarang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus penculikan anak.
“Kita sudah keluarkan imbauan tentang kewaspadaan terhadap upaya penculikan anak, dengan mengeluarkan surat edaran, bernomor B/2367/4201/II/2023, per 1 Februari,” tutur Suwarto, Jumat (3/2/2023).
Menurut dia, pada surat edaran tersebut terdapat sembilan poin untuk memaksimalkan pengamanan dan pemantauan selama jam sekolah, hingga menugaskan petugas keamanan, penjaga sekolah, dan guru untuk memantau kehadiran, istirahat, dan kepulangan siswa.
“Kita juga minta sekolah memastikan anak didik saat pulang ataupun berangkat, dijemput orang tua, wali murid, atau keluarga yang sudah dikenal guru atau petugas di sekolah,” ujarnya.
Dia mengatakan jika siswa dijemput orang yang tidak dikenali pihak sekolah, ada konfirmasi dari orang tua siswa, untuk memastikan benar tidaknya orang tersebut adalah kerabat atau saudara.
Pengawasan peserta didik, lanjut dia, juga dilakukan saat jam istirahat, termasuk saat akan membeli makanan di luar sekolah.
“Kalau belum ada yang jemput, anak harus ada di dalam sekolah. Jam istirahat, pun kita minta agar anak tidak jajan di luar sekolah, karena penculikan bisa saja terjadi saat jam istirahat,” ungkapnya.
Selain itu, Disdik meminta pihak sekolah mengaktifkan dan memaksimalkan CCTV untuk pengawasan. Ia juga juga mengatakan CCTV diarahkan kepintu gerbang sekolah, Disdik juga akan memantau lewat CCTV yang terkoneksikan milik Diskominfo.
“Kami minta CCTV dioptimalkan. Kami koneksikan dengan sistem di balai kota milik Diskominfo,” katanya.
Koordinator satuan pendidikan (korsatpen), pengawas, dan penilik, lanjut Suwarto, juga diminta melaksanakan pemantauan, pengawasan, dan melaporkan wilayah binaannya masing-masing secara periodik. Selain itu, pihak sekolah diharapkan untuk berkomunikasi dengan orang tua atau wali murid melalui grup WhatsApp (WA).
“Grup yang ada ini harus menginfokan kepada orang tua, jangan sampai kejadian serupa kembali terulang,” tambahnya. (is)



















