Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan: Integritas ASN Kunci Wujudkan Pelayanan Publik Prima

SEMARANG (Awal.id) – Salah satu aspek yang berperan penting dalam peningkatan Pelayanan Publik adalah adanya Pegawai/Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai kualifikasi serta kompetensi yang mumpuni dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengatakan, apresiasi terhadap penyelenggaraan penghargaan BPSDMD Awards 2022, kepada lembaga penyelenggara pengembangan kompetensi di kabupaten/ kota. Sehingga nantinya dapat meotivasi semangat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Integritas ASN merupakan faktor kunci mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, efisien serta pelayanan publik yang prima. Masyarakat mengharapkan mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, tepat, dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” kata Ferry  Kamis (15/12).

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, Pemprov Jateng memberikan BPSDMD Awards 2022 kepada lembaga penyelenggara pengembangan kompetensi di kabupaten/ kota. Sebannyak delapan lembaga dinilai mampu meningkatkan kompetensi dan integritas ASN.

Baca Juga:  Momen Romantis Ganjar Nge-Rock Bareng Istri Nyanyikan Lagu Dream Theater di Warung Makan

“Tentu ini penghargaan bukan lain untuk memberikan motivasi semangat panjenengan semua, untuk mengembangkan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.

Penghargaan ini diharapkan dapat menciptakan kolaborasi seluruh instansi pengembangan kompetensi, melalui inovasi dalam pengembangan kompetensi ASN. Sehingga berkontribusi dalam mewujudkan ASN berakhlak di Jawa Tengah.

Wagub menjelaskan, dalam rangka mewujudkan pelayanan prima dan profesional kepada masyarakat, sekaligus menjadi problem solving atas permasalahan yang terjadi di Jawa Tengah, maka perlu ada sumber daya manusia pemerintahan yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kompetensi dalam melaksanakan tugas dan jabatannya.

Ditambahkan, sesuai yang disampaikan Presiden RI, ke depan jabatan ASN hanya berdasarkan jabatan fungsional yang menuntut keahlian dan kompetensi birokrat. Dengan pemangkasan tingkat, maka prosedur kerja birokrat berpotensi lebih singkat, sederhana, dan efisien. Kondisi tersebut diharapkan akan mendorong masuknya investasi, yang akan meningkatkan pertumbuhan dunia usaha, memperluas kesempatan kerja, serta penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Baca Juga:  Sambut Hari Kemenangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1445H

Ia mengatakan, ASN adalah tumpuan birokrasi bangsa yang menjadi garda terdepan gerakan literasi digital di Indonesia. Sehingga di era seperti sekarang dan akan datang, ASN harus memiliki keterampilan dasar teknologi digital dan pola pikir kreatif. Terlebih, masyarakat di abad ke-21 berfokus pada kemampuan problem solving, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif.

“Saya berharap inovasi yang sudah ada, juga harus disertai pengawasan. Apakah itu sudah maksimal, sudah baik, bisa diterapkan atau tidak. Kalau memang belum bisa dikembangkan atau diterapkan pada ASN atau di lembaganya, maka kita juga harus mengawasi apa yang mereka sudah lakukan, sudah dedikasikan untuk OPD, atau sudah ada di lembaganya masing-masing,” harap Gus Yasin.

Baca Juga:  Jaring Aspirasi, Ferry Wawan Cahyono: Anggota DPRD Wajib Sambangi Masyarakat

Sebagai informasi, BPSDMD Award 2022 diserahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Purworejo, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPD) Cilacap, BKPP Kota Semarang, BKPP Kabupaten Tegal, serta (Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan.

Selain lima terbaik, terdapat tiga kategori lain. Yaitu kategori menuju kolaboratif diraih BKPSDM Kota Surakarta, kategori menuju inovatif BKPSDM Kabupaten Banyumas, serta kategori menuju kontributif BKPP Kabupaten Demak. (adv/anv)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *