Satpol PP Kota Semarang Tertibkan PKL di Bawah Fly Over Tanjung Emas

SEMARANG (Awal.id) – Satpol PP Kota Semarang melakukan penertiban terhadap puluhan pedagang kaki lima (PKL) liar di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur, Senin (19/12).

Dalam operasi penertiban itu, Satpol PP merobohkan sekitar 30 lapak PKL yang berada di bawah Fly Over Tanjung Emas atau Pos IV Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, penertiban ini dilakukan untuk meninjaklanjuti perintah Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Menurut Fajar, rencananya Satpol PP akan membongkar sekitar 150 lapak PKL dan 25 tempat karoke. Namun, lanjut dia, rencana tersebut  tidak berjalan dengan lancar, karena adanya penolakan dari paguyuban pedagang.

Baca Juga:  Dalam 3 Bulan Lima DPO Korupsi Ditangkap, Bukti Komitmen Kejati Jateng Tegakkan Hukum

Untuk itu, sisa lapak yang belum dirobohkan akan ditindaklanjuti setelah 7 Januari 2023 sesuai kesepakatan dengan paguyuban.

“Kita menindaklanjuti perintah Plt Wali Kota bahwa tahun 2023 wilayah ini akan jadi taman,” ungkap Fajar.


Fajar mengatakan, PKL dan karoke ini tidak memiliki izin ke Pemkot Semarang. Sedangkan pihak Kecamatan Semarang Timur dan Semarang Selatan sudah melakukan teguran keras untuk yang ketiga kalinya, bahwa daerah tersebut adalah kawasan larangan berdagang atau yang sejenisnya.  Hal ini sesuai Perda Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2017.

Baca Juga:  25.271 Anak Sudah Divaksin, Wali Kota Hendi Targetkan Vaksinasi Anak Rampung pada Januari 2022

“Daerah ini harus steril, karena ada larangan berdagang. Lokasi ini akan jadi taman. Untuk lapak yang belum dibongkar akan bongkar sendiri oleh pemiliknya. Yang lainnya minta batas waktu sampai 7 Januari 2023. Setelah itu langsung kita bongkar,” ujarnya.

Dia mempersilakan PKL dan karaoke untuk berdiskusi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk relokasi.

Salah seorang pedagang yang terkena gusuran mengaku, pihaknya tidak tahumenahu akan adanya gusuran yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang.

Baca Juga:  Polosi Amankan Tiga Pelaku yang Diduga Pemakai Sabu di Sebuah Rumah di Kadipiro

“Baru diberitahu beberapa hari lalu soal pembongkaran. Ini mau bongkar sendiri malah tiba-tiba dibongkar Satpol PP,” pungkas Rujinem, salah satu pedagang di bawah Fly Over Tanjung Emas Semarang.

Ia mengatakan, jika dirinya sudah bertahun-tahun berdagang ‘wedangan’ di wilayah tersebut.

“Saya sudah lama dagang di sini. Sejak anak masih kecil sampai sudah besar,” imbuh Rujinem saat menyaksikan perobohan lapaknya didampingi suaminya, Suratmo. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *