Pengurus DHD 45 Jateng Dilantik; Mantan Wagub Heru Sudjatmoko Jadi Ketua

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bergambar bersama Pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2022-2027, yang baru saja dikukuhkan di Gradhika Bhakti Praja, Senin (26/12)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bergambar bersama Pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2022-2027, yang baru saja dikukuhkan di Gradhika Bhakti Praja, Senin (26/12)

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengajak para veteran dan keluarga aktif menanamkan nilai kebangsaan lewat storytelling. Lewat cara itu, Ganjar yakin cerita perjuangan yang dialami bisa dirasakan oleh generasi muda.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar usai mengukuhkan Pengurus Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2022-2027 di Gradhika Bhakti Praja, Senin (26/12).

“Tadi Pak Heru Sudjatmoko sebagai Ketua DHD45 Jateng yang baru juga menyampaikan bahwa ‘hei negeri ini musti dikawal lho, dasar ideologi negara itu final dan anak-anak muda juga harus tahu’,” kata Ganjar.

Baca Juga:  Mohon Wejangan Mengenai Pertanahan dan Tata Ruang, AHY Temui Wapres Ma'ruf Amin

Maka menurutnya dengan latar belakang anggota DHD45 Jateng, penyampaian nilai kebangsaan akan lebih mudah karena mereka bisa menceritakan langsung pengalaman yang dilalui. Ganjar mengusulkan agar mereka memulainya dengan menggandeng sekolah.

“Umpama pembukaan masa pendidikan baru mereka jadi narasumber atau sekali dua kali menjadi inspektur upacara hari senin, atau sekali dua kali ada seminar bersama tentang nilai-nilai kebangsaan narasumbernya mereka,” ucap Ganjar.

Baca Juga:  Ditreskrimum Polda Jateng Bekuk Begal Spesialis Tusuk Korban dan Rampas Barang

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, lewat storytelling pasti anak-anak muda akan lebih mudah menerima.

“Republik ini lahir bukan hadiah, tapi karena tumpah darah juga. Maka mesti kita perjuangkan, sambil kemudian memproyeksi ke depan bahwa kita mesti haqqul yakin menjadi negara maju,” tegasnya.

Ganjar menambahkan, keyakinan menjadi negara maju itu juga harus disiapkan dengan baik. Ketua PP Kagama itu tidak ingin lagi urusan SARA hingga mengubah ideologi mengganggu.

Baca Juga:  Targetkan Prestasi Lebih Tinggi, Perbakin Jateng Gelar Pra-Porprov di Tiga Kota

“Kalau mau jadi negara maju ya ayok kita siapkan. Jangan diganggu dengan urusan-urusan SARA, dan itu mesti tau semua sehingga nanti kita akan kerjasama lah dengan mereka,” tandasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *