Liga 1 Kembali Bergulir, PSIS Optimis Raih Kemenangan Lawan Madura United

Pelatih Kepala PSIS, Ian Andrew Gillan
Pelatih Kepala PSIS, Ian Andrew Gillan

SOLO (Awal.id) –  PSIS Semarang akan melakoni laga kontra Madura United dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Manahan, Solo, Senin (5/12) sore.

Laga tersebut sekaligus menjadi partai pembuka Liga 1 pasca terhenti selama dua bulan, karena dampak dari tragedi Kanjuruhan, Malang.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kepala PSIS, Ian Andrew Gillan mengatakan mengucapkan syukurnya karena Liga 1 bisa digulirkan kembali.

“Kompetisi kembali jalan tentu baik untuk kita, kemarin sempat tertunda namun kami tetap melakukan latihan rutin, kami juga melakukan beberapa kali rangkaian ujicoba di mana kita selama ini mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terkait kelanjutan kompetisi,” ungkap Ian Gillan didampingi Riyan Ardiansyah dalam jumpa pers, Minggu (3/12) sore.

Baca Juga:  Kapolda Jateng Resmikan Polsek Geyer

Mengenai persiapan laga besok, Ian menyebut secara fisik dan taktik persiapan tim sudah jauh lebih matang. Ia menyadari duel melawan Madura United tidak mudah, namun ia optimis anak asuhnya bisa meraih poin.

“Pada pertandingan besok, itu pertandingan yang berat, namun pemain saya rasa sudah siap menghadapi Madura United. Karena kami selama ini selalu bekerja keras,” tandasnya.

Riyan Ardiansyah

Riyan Ardiansyah

Sementara, perwakilan pemain PSIS, Riyan Ardiansyah menambahkan dirinya dan rekan-rekan sudah siap menghadapi pertandingan pertama ini pasca kompetisi dihentikan selama dua bulan.

Baca Juga:  Kota Semarang Menjadi Percontohan 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah Dalam Penanganan Stunting

“Yang pertama bersyukur, karena kompetisi yang tertunda dua bulan sudah berjalan Kembali. Soal  laga besok, pelatih sudah menyiapkan strategi. Semoga kami bisa mengaplikasikannya di lapangan dan bisa meraih kemenangan,” tambah Riyan.

Ia juga berharap rekan setimnya tidak mengalami demam panggung menghadapi Madura United.

Tak hanya itu, aspek mental juga diharapkan tidak mempengaruhi performa tim. Situasi kompetisi yang teehenti lama dan saat ini kembali bergulir diharapkan tidak mempengaruhi aspek psikologis para pemain.

Baca Juga:  Raja KGPAA Mangkunegaran IX Solo Wafat di Jakarta karena Penyakit Jantung

“Soalnya kita sudah siap tiba-tiba ditunda lagi, persiapan ditunda lagi, yang berpengaruh pasti psikologis. Ibaratnya prajurit, kami sebagai pesepakbola kapanpun liga dimulai kita harus siap. Yang penting jaga kondisi dan psikologis untuk menghadapi pertandingan,” beber Riyan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *