Kasus Pembunuhan ASN Semarang, Kapolda Jateng Sebut Ada Perkembangan Siginifikan
SEMARANG (Awal.id) – Kapola Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan kasus pembunuhan terhadap ASN Kota Semarang, Paulus Iwan Boedi, yang terjadi empat bulan lalu saat ini sudah ada perkembangan signifikan.
Ia menyebut kasus itu sudah ditangani oleh jajaran penyidik Polrestabes Semarang dan dibantu oleh jajaran Ditreskrimum Polda Jateng.
Tak hanya itu, dalam penyelidikan juga, Polda Jateng bekerja sama dengan POM AD. Hal itu dilakukan agar penanganan kasus pembunuhan ASN di Kota Semarang dapat terungkap.
“Sampai saat ini penanganan sudah ada perkembangan. Saat ini masih kami dalami yang mengarah penyidikan,” ungkap Irjen Pol Ahmad Luthfi, usai memimpin rilis akhir tahun 2022 di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Kamis (29/12).
Kapolda menyebut tidak ada kendala dalam penyilidikan kasus kematian ASN Kota Semarang, Iwan Boedi. Saat ini, proses penyidik sedang melakukan pengembangan dan mengikuti hasil perkembangan maupun situasi lainnya.
“Yang jelas sudah ada perkembangan. Proses penyelidikan tidak boleh ada intervensi dan dibuka. tegas Kapolda.
Ia menandaskan waktu dalam penyelidikan hingga pengungkapan tidak bisa dibatasi waktu. Alasannya, proses penyelidikan itu tergantung dari alat bukti yang ditemukan.
Kapolda menambahkan pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus tidak bisa membuat suatu prediksi. Lantaran, sambung dia, tugas polisi adalah menemukan alat bukti sebagaimana tercantum dalam pasal 181 KUHAP.
“Waktu tidak bisa ditentukan. Kami bisa nyidik cepat dan lambat, tergantung alat bukti yang kami temukan. Saat kami sedang mengumpulkan alat bukti untuk dijadikan bukti yang cukup. Alat bukti bisa keterangan saksi, petunjuk, dan keterangan ahli,” tutupnya. (is)



















