Waket DPRD Jateng Ferry: APBD 2023 Jadi Tolok Ukur Capaian RPJMD
SEMARANG (Awal.id) – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 menjadi tolok ukur capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pihaknya menyampaikan terima kasih atas kerja sama seluruh anggota DPRD Jateng yang turut serta melaksanakan pembahasan anggaran Tahun 2023. Hal itu dikatakan Wakil DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono saat memberikan sabutan pada Workshop DPRD Jawa Tengah di Hotel Santika Kota Pekalongan, Jawa Tengah Minggu-Selasa (20-22/11).
Acara yang mengangkat tema “Implementasi Permendagri No 84 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023” bersama Sekda Provinsi Jateng Sumarno.
“Tentu kami memahami akhir RPJMD ini adalah tahun yang sangat penting sehingga kita bisa mengukur indikator capaian kita tahun ini akan kita pastikan pada 2023. Tentu kemudian ada dinamika waktu yang kita harus penuhi untuk melakukan komunikasi baik ke pemerintah provinsi maupun masyarakat. Untuk memastikan agar akhir RPJMD itu seluruh visi misi pemerintah provinsi bisa terukur dan berhasil di tahun 2023,” kata Ferry Politikus Partai Golkar DPRD Jateng tersebut.
Menurutnya, bertahun-tahun DPRD Jateng disiplin dalam melakukan pembahasan APBD. Hal tersebut telah diakui oleh pemerintah pusat. Selanjutnya mendapatkan apresiasi dalam bentuk insentif fiskal oleh pusat.
Dalam waktu akhir periode RPJMD tersebut, semangat dalam penyusunan maupun pembahasan APBD akan terus dijaga.
Bertepatan dengan Hari Anak Sedunia, Ferry mengajak kepada semua pihak untuk menggunakan momentum tersebut guna meneguhkan afirmasi mengenai keberadaan anak-anak khususnya di Jawa Tengah.
“Mengingat di lingkungan kita masih banyak peristiwa dan kejadian yang kurang menguntungkan terhadap tumbuh kembang anak. Baik di lingkungan rumah tangga maupun sekolah yang ada di lingkungan kita,” katanya.
Sebelumnya, Sekda Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan pemenuhan RPJMD membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder.
“Kondisi ini sangat membutuhkan dukungan dari internal setda dan stakeholder lainnya. Penajaman target-target yang dikolaborasi dengan kondisi masyarakat sangat berpengaruh pada capaian kinerja RPJMD,” kata Sumarno. (Adv/Anv)



















