Merasa Dicurangi di Kualikasi Porprov, Porserosi Kota Semarang Ajukan Protes Resmi

SEMARANG (Awal.id) – Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengcab Porserosi) Kota Semarang akan mengajukan protes resmi ke Pengprov Porserosi Jateng terkait penyelenggaraan babak kualifikasi yang digelar di Kabupaten Pati, 25-27 November lalu.

Manajer Tim Porserosi Kota Semarang Joni Siswanto menegaskan, dalam kualifikasi tersebut pihaknya mencurigai adanya kecurangan dari salah satu peserta yang merugikan atletnya.

“Atlet Grobogan memotong race line atlet kami yang seharusnya tidak diperbolehkan, karena sangat membahayakan. Karenanya kami mengajukan protes, meski untuk sementara protes ini belum berhasil dan emas tetap jatuh ke tangan Grobogan,” tegasnya saat di temui media, Selasa (29/11).

Baca Juga:  Hati-hati! Sering Terbangun Karena Kencing Jadi Indikasi Masalah Serius Loh

Meski demikian, pihaknya akan menyampaikan protes resmi ke Pengprov Porserosi Jateng. Selain itu pihaknya menemukan fakta tidak tersedianya perangkat pertandingan standar, seperti dewan hakim dan ketua pelaksana yang tidak ada di tempat pertandingan.

“Uniknya saat akan mengajukan protes di sela pertandingan, panitia tidak menyediakan blangko protes, namun sigap menyodorkan nomor rekening untuk pengajuan protes,” tuturnya.

Dari keterangannya, panitia hanya menyediakan Bidang Hukum Pengprov Porserosi yang tentu tidak memahami teknis pertandingan.

Pelaksanaan temu teknik yang hanya sekali, juga menjadi keluhan pihaknya. Pasalnya ada 3 mata lomba yang dipertandingkan yakni speed, free style dan juga skateboard yang idealnya butuh temu teknik lebih dari sekali.

Baca Juga:  SDN Ngijo 01 Raih Dua Emas di Milklife Semarang School Badminton Tournament 2025

“Kami akan mengajukan protes dan keberatan resmi yang akan kami sampaikan ke Pengprov Porserosi dan kami sampaikan pula ke KONI Jateng,” ujarnya.

Sekretaris Porserosi Kota Semarang Atik Kusmiati mengatakan Porserosi Kota Semarang berhasil meloloskan 14 atlet ke Porprov Jateng 2023. Hasil ini, lanjut Atik, sesuai dengan kuota yang ditargetkan pengurus.

“Kami meloloskan 8 atlet di nomor speed, 4 free style dan 2 atlet skate board,” terangnya usai kualifikasi Porprov sepatu roda di Pati, kemarin.

Baca Juga:  Satreskrim Polrestabes Semarang Tangkap Pencuri Motor di Gudang Expedisi

Pada babak kualifikasi tersebut, Atik mengatakan Kota Semarang hanya mampu meraih 1 medali emas, 7 perak dan 2 perunggu. Untuk gelar juara umum kualifikasi Porprov jatuh ke Kota Solo. “Tapi ini sudah sesuai harapan karena memang target kami meloloskan 14 atlet dan bukan medali,” paparnya.

Dengan lolosnya para atlet, pihaknya akan berupaya meningkatkan performa mereka agar dapat berbicara banyak di Porprov tahun depan. “Yang penting memang lolos dulu. Kalau soal medali, bisa kita capai di Porprov nanti,” tegasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *