Bupati Kendal Tawarkan 3 Pilar Pembangunan kepada Pelaku Usaha dan Investor

KENDAL (Awal.id) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal menggelar Road To Kendal Business Meeting Tahun 2022, di Hotel Sae Inn Kendal, Selasa (1/11).

Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para mitra strategis dalam rangka upaya sinergitas dan kolaborasi dalam peningkatan investasi di Kabupaten Kendal.

“Kegiatan ini untuk membangun suatu ekosistem investasi di Kabupaten Kendal agar berbagai pihak dapat saling berkontribusi menciptakan inovasi dalam rangka meningkatkan investasi di Kabupaten Kendal, dan membangun iklim usaha yang kondusif di Kabupaten Kendal,” jelas Anang.

Bupati Kendal berharap kegiatan ini bisa meningkatkan investasi di Kabupaten Kendal, Saat ini, lanjutnya, Pemkab Kendal membutuhkan  investasi dari para investor.

Baca Juga:  Tiket.com Gelar Vaksinasi Wisata di Gunungkidul dan Kulon Progo

“Kita fokus pada 3 pilar pembangunan, yakni industri, pariwisata dan UMKM. Dari tiga ini kita akan memberikan stimulus kepada para pelaku usaha, calon investor apa bila mereka mau berinvestasi di 3 bidang ini,” ungkap Dico.

Bupati mengatakan UMKM juga dapat meningkatkan branding dari Kabupaten Kendal. Untuk itu, dibutuhkan para pengusaha, terutama pengusaha lokal Kendal, yang ingin memajukan Kabupaten Kendal. Stimulus juga akan berikan kepada mereka, dengan harapan investasi di Kabupaten Kendal akan lebih tinggi lagi.

Baca Juga:  Musim Penghujan, KAI Lakukan Upaya Intensif untuk Keselamatan Perjalanan Kereta Api

“Pemkab Kendal memiliki target yang cukup besar, bagaimana kawasan-kawasan yang sudah kita tentukan jadi wisata ini bisa lebih maju, dan 5000 hektare peruntukan untuk kawasan industri segera ground breaking suport,” kata Bupati Kendal Dico.

Sementara, Deputi Kepala Perwakilan Group Perumusan dan Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Firdauz Muttaqin menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal cukup bagus, yaitu pertumbuhannya di atas ekonomi Jawa Tengah maupun nasional di tahun 2021.

Artinya, Kabupaten Kendal memiliki potensi yang cukup besar, terutama dari sisi ekspor, investasi dan konsumsi masyarakat. Jadi pemerintah diharapkan bisa memberikan dukungan ekonomi.

Baca Juga:  Sido Muncul Beri Bantuan Rp 300 Juta Untuk Rumah Singgah YKAKI Semarang

“Kami juga ikut mendorong masyarakat untuk berinvestasi sebanyak-banyaknya di Kabupaten Kendal, karena Kendal memiliki banyak potensi,” katanya.

Terkait dengan potensi UMKM, Firdauz mengatakan, UMKM di Kabupaten Kendal sangat banyak, sehingga bisa memberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

“Bank Indonesia juga mendorong UMKM di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kendal dengan fasilitasi pameran, baik di dalam maupun di luar negeri agar mereka bisa ekspor. Tentunya dengan produk-produk yang sudah kita perbaiki, sehingga menjadi potensi sekali untuk dijual di dalam maupun di luar negeri,” tandas Muhammad Firdauz. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *