Ganjar Tegaskan, Soal Presiden Perempuan Konstitusi Kita Tidak Pernah Membanding-bandingkan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengomentari adanya isu presiden perempuan pasca Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) lawatan ke sejumlah pimpinan partai politik. Secara tegas, Ganjar menyebut bahwa konstitusi tidak pernah membanding-bandingkan presiden laki-laki dan perempuan.

“Iya, kepemimpinan perempuan ini beberapa kali selalu menjadi diskusi. Apalagi kalau sudah masuk pada proses-proses kontestasi. Maka, sebenarnya konstitusi kita tidak pernah kok membanding-bandingkan begitu ya,” ujarnya saat ditemui di rumah dinasnya Puti Gedeh, Semarang, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga:  Sebanyak 2.539 Sekolah di Jateng Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Menurut Ganjar, di negara ini laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama. Ia mencontohkan Megawati Soekarno putri pernah menjabat sebagai presiden di Indonesia dari kalangan perempuan.

“Laki-laki dan perempuan sebenarnya sama saja, semua punya kesempatan. Bu Mega pernah jadi presiden. Dan, sekarang menteri-menteri yang perempuan juga banyak sekali, maka menurut saya laki dan perempuan memimpin untuk indonesia hari ini sama saja, mereka punya kesempatan,” tegasnya.

Baca Juga:  Jokowi: Presiden Boleh Kampanye Tapi...

Baginya, saat ini yang diperlukan dari pemimpin adalah keseriusan dan prestasi. “Yang dibutuhkan hanya keseriusan dan prestasi. Itu saja,” tandasnya.

Diketahui, kemunculan isu akan ada pemimpin perempuan mencuat setelah Ketua DPP PDIP Puan Maharani melakukan lawatan ke sejumlah pimpinan partai politik. Puan, dinilai menjadi salah satu kandidat calon presiden dari kalangan perempuan.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *