BOB Selenggarakan Coaching Clinic Videografi ’Hunting Pasar dan Bersuka Ria Merekam Kota’

SEMARANG (Awal.id) – Badan Otorita Borobudur (BOB) menyelenggarakan Coaching Clinic videografi dengan tema ”Hunting Pasar dan Bersuka Ria Merekam Kota”, di Gedung Outdetrap, Kawasan Kota Lama, Semarang, Rabu (28/9) siang.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari pameran Jawimajinasi. Dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Conten Kreator Bagus ‘Tikus’ dan Tour Organizer Yogi Fajri.

Acara ini juga membahas sejumlah topik, seperti teknik dasar videografi, pencahayaan dan lainnya. Selain itu akan ada sesi berbagi ilmu maupun cerita dari peserta yang merupakan para Conten Creator di Semarang dan sekitarnya.

Baca Juga:  Manuk Kuntul FC, Utamakan Sepak Bola Ceria

Kegiatan yang akan digelar selama dua hari ini akan diisi juga dengan praktek lapangan, di mana peserta akan berkeliling sekitar lokasi pameran Jiwamajinasi untuk membuat konten. Hasil dari praktek tersebut akan dibahas bersama-sama sebagai bahan evaluasi.

Conten Creator Bagus ‘Tikus’ menjelaskan media sosial saat ini menjadi tempat yang banyak dikunjungi masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi maupun rekomendasi.

“Saat ini masyarakat mendapatkan informasi penting dari sosial media, seperti rekomendasi kuliner, tempat wisata atau nongkrong hingga barang. Karena itu, setiap kanal-kanal media sosial harus menciptakan konten yang menarik agar relasi dan viewersnya bertambah,” ungkap Bagus ‘Tikus’.

Baca Juga:  Raih Akreditasi A, Perpustakaan Unissula Bidik Level Internasional

Menurutnya, konten yang menarik dapat dihasilkan dengan berbagai cara namun harus jelas konsep dan tujuannya, karena untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

“Pengolahan konsep dan cerita sebuah konten akan menentukan kanal media sosial menjadi menarik. Pola komunikasi yang bagus juga akan memberikan dampak, seperti mendapatkan engagement hingga followers,” bebernya.

Bagus berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para penggiat media sosial maupun Conten Crator, baik pemula maupun profesional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi lahan untuk bertukar pikiran serta pengalaman dengan sesama peserta.

Baca Juga:  Sempat Vacum, Olly Oxen Kembali Luncurkan Single Terbaru

“Nantinya tidak hanya belajar namun juga bertukar ilmu dengan para creator-creator, dimana mereka juga memliki Insight dan pengalaman yang beragam. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, terutama mempromosikan daerah, baik sisi pariwisata dan lainnya,” tuturnya.

Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) berharap, para pegiat media sosial khususnya di Kota Semarang kedepannya dapat lebih meningkatkan kemampuan (skill) dalam promosi dalam bidang kepariwisataan melalui konten media sosial yang berkualitas. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *