Komoditas Pangan Jadi Salah Satu Sumber Inflasi di Indonesia

TEGAL (Awal.id) – Deputi Gubernur BI, Aida S Budiman mengatakan, angka inflasi di Indonesia cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya bersumber dari komoditas pangan atau holtikultura.
Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan ini merupakan perintah dari Presiden untuk menjaga inflasi di Indonesia. Gerakan ini dimulai dari Pulau Jawa bulan ini. Berikutnya akan dilakukan di Sumatra, Sulawesi dan Papua, Kalimantan, dan terakhir di Bali-Nusa Tenggara.
“Inflasi kita yang hampir mencapai lima persen itu, 11,47 persennya dari pangan. Jadi seperti kata Pak Gubernur Ganjar, ini masalah perutnya bangsa makanya kita perlu menjaga,” kata Aida S Budiman saat bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melakukan panen bawang putih bersama petani di Kabupaten Tegal, Jumat (12/8/2022).
Usai panen bawang putih bersama petani, Aida S Budiman dan Ganjar Pranowo juga menghadiri peresmian Learning Center Bawang Putih di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.
Dalam kegiatan panen dan peresmian Learning Center Bawang Putih tersebut juga hadir, Rektor IPB Arif Satria, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputra.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputra, menambahkan, hari ini juga diberikan bantuan berupa 17.845 benih cabai. Bantuan itu diberikan kepada kelompok wanita tani, subsistem, pesantren, dan kelompok tani di Jawa Tengah agar ditanam di pekarangan dan lahan masing-masing.
“Cabai merah ada di Blora dan Pati, bawang merah antara Brebes dan Demak. Bawang putih di Tegal dan Temanggung,” katanya.
Sementara terkait keberadaan Learning Canter Bawang Putih, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, learning center tersebut berhasil diwujudkan atas kolaborasi antara Bank Indonesia, Institut Pertanian Bogor (IPB), serta pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
Selanjutnya tinggal kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah agar ada penugasan agar dapat mencapai target pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam negeri.
Saat ini produksi bawang putih dalam negeri masih terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baru sekitar 20 persen. (is)



















