Kasus Penembakan Istri TNI, Polisi dan TNI Lakukan Olah TKP Lanjutan

Kapolrestabes Semarang saat memimpin olah TKP Lanjutan di depan rumah korban
Kapolrestabes Semarang saat memimpin olah TKP Lanjutan di depan rumah korban

SEMARANG (Awal.id) – Tim Gabungan Satreskrim Polrestabes Semarang didampingi Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV Diponegoro melakukan olah TKP lanjutan terkait kasus penembakan istri TNI yang terjadi rumahnya di Jalan Cemara III No.1, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Senin (18/7) lalu.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan agenda hari ini bersama dengan Polda Jateng dan Kodam IV Dipenogoro sengaja melakukan olah TKP lanjutan secara langsung untuk memperkuat dalam mencari motif dan modus para komplotan penembakan dengan korban berinisal R.

“Sebagaimana kita ketahui setiap tindak pidana pasti punya motif, itulah diadakannya olah TKP Lanjutan untuk mendalami motif ini kemudian menggali caranya modusnya,” jelas Irwan di TKP didampingi Dandim 0733/ Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana, Kamis (21/7) siang.

Baca Juga:  Lantik Kenaikan Pangkat Anggota, Kapolda Jateng : Tingkatkan Performa dan Kualitas Kerja

Ia menyebut, dalam kegiatan ini Tim Gabungan melakukan penyamaan data dari barang bukti sementara yang ia peroleh seperti rekaman CCTV dan saksi-saksi.

“Kemarin kita lakukan lewat digital, saat ini kita ke TKP melakukan sinkronisasi antara dokumen atau barang bukti digital dengan penanganan TKP. Jadi tahapan sudah kita lakukan setidaknya ada 12 sampai 13 adegan di luar TKP dan beberapa kita lakukan di dalam rumah korban,” tutur Irwan.

Baca Juga: Hasil Identifikasi CCTV, Kasus Penembakan Istri TNI Mulai Temukan Titik Terang

Kapolrestabes Semarang saat memberikan keterangan

Kapolrestabes Semarang saat memberikan keterangan

Fakta Baru

Baca Juga:  Polisi Bekuk Oknum Guru SLB di Semarang yang Tega Perkosa Murid

Dalam proses TKP lanjutan ini, Irwan mengatakan pastinya ditemukan beberapa fakta baru terkait aksi penembakan tersebut.

“Setelah ditemukannya barang bukti lain, seperti jejak-jejak kejahatan pelaku. Kesimpulannya sudah mengerucut kepada motif, sudah mengerucut kepada modus dan identifikasi pelaku,” tandasnya.

Namun Irwan menyatakan belum dapat memastikan apakah aksi ini masuk dalam kategori pembunuhan berencana terhadap istri dari anggota TNI berinisial Kopral Satu (Koptu) berinisal M ini.

Baca Juga: Penembakan Istri TNI, Ternyata Dilakukan 4 Orang

Terhadap suami korban, sambungnya, saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Kodam IV Diponegoro untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Rektor USM Siapkan Penghargaan untuk Dewangga dan Christian Adinata

“Yang jelas secara detailnya mungkin nanti akan kita sampaikan setelah kasus terungkap lengkap tersangka barang bukti dan seterusnya. Mengenai, suami korban akan kita koordinasikan dengan tim dari TNI untuk dimintai keterangan secara resmi. Tapi secepatnya akan kita lakukan,” ungkapnya

Terakhir, Ia menekankan bahwa identitas para pelaku sudah diketahui. Untuk itu Ia menegaskan agar semua pelaku segera menyerahkan diri.

“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Kami sarankan, untuk segera menyerahkan diri saja. Ini hanya masalah wakti, secepat-cepatnya akan segera kami tangkap,” tegas Irwan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *