Istri TNI Ditembak Dua Orang Tak Dikenal, Ini Kesaksian Tetangga Korban

SEMARANG (Awal.id) – Istri anggota TNI R (34)  telah menjadi korban penembakan dua orang tidak dikenal di wilayah Banyumanik, Senin (18/7). 

Menurut keterangan saksi bernama Rumi (48), tetangga korban, yang saat kejadian berada di dekat lokasi penembakan menjelaskan kejadian itu terjadi pada pukul 11.50 WIB.

Pada saat itu, saksi yang baru pulang bekerja langsung keluar rumah untuk mencuci tangannya. Di saat yang bersamaan, Ia melihat korban yang pulang setelah menjemput anaknya sekolah mengendarai sepeda motor miliknya.

“Kemudian secara tidak sadar saya juga melihat korban diikuti dari belakang oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor warna hijau,” jelas Rumi di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Jaksa Agung Burhanuddin: Penegakan Hukum Harus Memenuhi Rasa Keadilan dan Kemanfaatan bagi Masyarakat

Tak berlangsung lama, lanjutnya, tiba-tiba dirinya mendengar suara letusan yang berasal dari depan rumah korban.

Karena curiga, kemudian ia memeriksa asal suara itu dan mendapati korban sudah tergeletak di depan gerbang dalam keadaan bersimbah darah.

“Tiba-tiba ada suara ledakan dua kali. Saya kaget tapi saya tidak tahu kalu itu tembakan. lalu saya menghampirinya dan mengecek ternyata korban mengalami luka tembak dipinggang kiri dan kayanya parah banget soalnya darahnya banyak,” tambahnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap 5 Terduga Pengeroyokan hingga Tewaskan Korban

Rumi menuturkan saat dirinya mendengar suara letusan, ia melihat dua orang mencurigakan yang pergi keluar kampung mengendarai sepeda motor berwarna hijau tersebut.

“Usai mendengar letusan senapan, dua orang itu kemudian belok pergi dari kampung. Saya mencoba menyuruh pegawai korban untuk mencoba mengejar, namun dua orang tersebut terlalu cepat berkendara,” katanya.

Sementara, Ketua RT 8 RW 3, Agus Purnomo menambahkan korban baru menetap di rumahnya selama 3 bulan. Keluarga korban juga dikenal sebagai orang yang baik dan aktif saat kegiatan di lingkungannya.

Baca Juga:  Penemuan Orang MD di Meteseh Ternyata Korban Penganiyaan

“Korban dan keluarga baru meninggali rumah di sini sekitar 3 bulan. Suami korban memang anggota TNI. Di sini juga aktif kegiatan bareng warga,” tuturnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan penanganan perkara ini secara penuh disupport penuh oleh TNI, Kodim dan Intelkam. Dirinya berharap pelaku dapat segera tertangkap dan kasus ini segera terungkap. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *