PSIS Buka Peluang Raih Tiket Perempat Final Piala Presiden, Tumbangkan Persis Solo 2-1

SOLO (Awal.id) – PSIS Semarang membuka peluang untuk meraih tiket perempat final Piala Presiden 2022. Pada laga ’derby Jateng’ Grup A Piala Presiden melawan Persis, di Stadion Manahan Solo, Selasa sore (21/6), Laskar Mahesa Jenar berhasil menumbangkan tim tuan rumah dengan skor tipis 2-1.
Dua gol kemenangan tim asal Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah masing-masing dicetak oleh Alfeandra Dewangga pada menit 38 dan Carlos Fortes (70). Sedangkan satu-satu gol Persis yang memperkecil kekalahan diceploskan Fabiano Beltrame pada injury time babak pertama (48).
Tambahan tiga poin ini membuat PSIS memuncaki Grup A dengan mengumpulkan 7 poin. Sebaliknya, kekalahan ini membuat tuan rumah Persis tersungkur di dasar klasemen grup. Dari tiga kali turun ke lapangan, Persis cuma meraih 1 poin.
Kendati bermain di kandang lawan, PSIS mampu mengusai jalannya permainan. Peluang pertama PSIS tercipta pada menit ke-8′. Carlos Fortes nyaris menjebol gawang M Riyandi, kiper Persis. Sayang, memanfaatkan umpan silang yang dilesatkan dari sisi kanan tidak mampu dimanfaatkan dengan sempurna.
Laga derby Jateng sendiri berjalan keras dengan tempo tinggi. Akibatnya, sejumlah pelanggaran kerap terjadi, bahkan kartu kuning pun harus melayang untuk pemain kedua tim.
Usai cooling break, PSIS membuka gol terlebih dahulu pada menit ke-36′. Umpan silang Fredian Wahyu dengan cantik mampu diselesaikan Alfeandra Dewangga menjadi gol lewat sundulan kepalanya, sehingga kedudukan berubah 1 -0 untuk keunggukan PSIS.
Persis yang mendapat dukungan penuh dari suporter baru mampu meyamakan kedududuk 1-1, lewat sundulan pemain asingnya, Fabiano pada menit injury time, 1-1.
Memasuki paruh kedua, Pelatih Persis Solo Jaksen F Tiago mencoba memasukkan manuver baru. Irfan Bachdim masuk menggantikan Alfath Faathier.
Namun, PSIS yang memperagakan permainan menyerang justru mampu mendapatkan peluang untuk mencetak gol kembali. Bola eksekusi Taesi Marukawa dari tembakan bebas, sempat mendarat di depan Hari Nur gagal dimanfaatkan, sehingga dapat diamankan kiper Persis, M Riyadi.
Selepas itu, giliran tim tuan rumah mampu mengendali permainan. Persis terus melakukan gempuran, sehingga memaksa para pemain gelandang PSIS turun ke bawah untuk membantu pertahanan.
Untuk memperkuat lini belakang, Pelatih PSIS Sergio Alexandre memasukkan anunisi baru dengan memasukkan legiun asing Ali Sesay dan menarik keluar Guntur Aji.
Selang beberapa menit, Eka Febri mengalami cidera cukup serius di bagian bahu, sehingga ia harus keluar dari lapangan hijau dan posisinya digantikan Jonathan Cantillana. Selain itu, Sergio juga menarik Hari Nur keluar dan memasukan Wawan Febrianto.
Masuknya dua legiun asing PSIS cukup berpengaruh pada permainan klub asal Kota Lumpia ini. Terbukti, beberapa peluang berbahaya hampir saja menjebol gawang Persis Solo.
Gol yang ditunggu-tunggu PSIS akhirnya lahir pada menit 68′. Umpan terukur Fredyan Wahyu mampu dipapaki Carlos Fortes dengan sundulan kepala. Tandukan Fortes sempat ditepis penjaga Persis, namun bola pantulan kembali mengarah ke Fortes, sehingga kembali dipapaki dengan sundulan kepalanya tanpa dapat dicegah M Riyadi. Skor kembali berubah 2-1 untuk PSIS.
Kedudukan 2-1 tetap tidak berubah hingga peluit tanda berakhir pertandingan usai, meskipun Persis berusaha maksimal untuk menyamakan kedudukan. (is)




















