Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ziarah ke Makam Sunan Gunungjati

CIREBON (Awal.id) – Suasana asri menyelimuti kompleks Makam Sunan Gunungjati di Gunung Sembung, Cirebon, Jawa Barat. Di antara pepohonan rindang dan kompleks pemakaman yang bersih, nampak berjalan sosok tokoh masyarakat Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono yang datang untuk nyekar atau ziarah ke kompleks makam Walisongo tersebut.

Ya, di  tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono juga mengisi dengan kegiatan religius.

Kali ini Ferry menyempatkan diri melakukan ziarah ke Makam Sunan Gunungjati di Cirebon, Jawa Barat, pada puasa hari ke tiga Ramadan, Selasa (5/4022).

Ferry dengan khidmat mulai memasuki kompleks halaman pemakaman Sunan Gunungjati. Tak lupa dengan ramah ia juga menyapa anak-anak yang berada di depan kompleks makam dan memberikan sejumlah uang jajan kepada anak-anak tersebut.  Setelah melepas sepatu, Ferry yang mengenakan kemeja warna ungu dan celana biru bergegas menyingsingkan lengan panjangnya untuk melaksanakan wudhu, dan dengan mantap memasuki joglo makam yang terlihat sangat rapi dan bersih.

Baca Juga:  PPDB SMA dan SMK Jateng 2021 Dibuka 21 Juni, Anak Nakes Dapat Prioritas

Keberadaan kompleks makam para sultan sepuh Kasultanan Kasepuhan Cirebon yang berada satu kompleks dengan makam Sunan Gunungjati, tak lepas dari perhatian Ferry.

Dinding tembok makam berwarna putih dihiasi sejumlah ornamen bernafas Islam menambah  cantik kompleks bangunan makam, membuat Ferry seakan betah dan khusyuk duduk itikaf dan berdoa.

Dengan khusyuk wakil rakyat dari Partai Golkar memanjatkan doa memohon kepada Allah Swt agar diberikan keberkahan, keselamatan, dan kesehatan untuk diri dan keluarga, juga untuk warga Jawa Tengah khususnya, dan untuk rakyat Indonesia pada umumnya.

Ziarah dilaksanakan pada bulan puasa ini karena bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah. Meski dilaksanakan juga pada hari-hari lain di luar bulan Ramadan, namun bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri. Selain itu, juga menunjukkan karakter Ferry yang merupakan sosok tokoh masyarakat yang religius.

Baca Juga:  UNDIP Gandeng Menko AHY Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan di Indonesia

 

Menurut Ferry, ziarah dilaksanakan untuk menghormati sekaligus mengingat dan melaksanakan ajaran para auliya dan syuhada, tak terkecuali para wali yang termasuk dalam Walisongo, yang menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa. Selain itu, sebagai seorang Muslim, menuru Ferry, sudah seharusnya tidak pernah lupa melaksanakan kegiatan ibadah, termasuk di dalamnya juga melaksanakan ziarah kubur ke makam ulama, termasuk wali penyebar agama Islam. Ini dimaksudkan untuk menghormati dan mendoakan agar mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta wujud bakti seorang Muslim kepada para auliya dan wali penyebar agama Islam di tanah Jawa.

Baca Juga:  Fly Over Ganefo Direncanakan Selesai Agustus

‘’Apa yang telah diperjuangkan para wali, termasuk Sunan Gunungjati, penuh keteladanan baik bagi umat, bagi rakyat dan bagi para pemimpin masa sekarang, agar bisa melaksanakan tugas mengabdi kepada rakyat dan negara dengan didasari oleh religiusitas, yaitu bekerja dan beribadah secara berimbang,’’ papar Ferry.

Diapun berharap agar para ulama dan para pemimpin bangsa selalu diterangi langkahnya oleh Allah SWTsehingga bisa memberikan sumbangsih mereka dalam membimbing umat dan dalam memimpin bangsa dan negara.

Ferry juga berpesan agar masyarakat, khususnya kaum Muslim, untuk tidak melupakan jasa perjuangan para wali yang masuk dalam Walisongo, dengan meneladani dan meneruskan cita-cita para wali, yaitu terbentuknya umat yang damai bahagia dan sejahtera, selalu dalam rahmat dan lindungan Allat Swt. (ADV-ANF)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *