DPRD Jateng dan IKA Undip ”Nandur Mangrove”, Ferry Wawan Cahyono: Langkah Strategis Jaga Lingkungan Pesisir Laut

SEMARANG (Awal.id) – DPRD Provinsi Jawa Tengah bersinergi dengan Ikatan Alumni Universitas Dipenogoro (IKA Undip) menggelar penanaman bibit mangrove di daerah Tugu Kota Semarang, Sabtu (19/3).

Kegiatan “Nandur Mangrove” bertujuan untuk melindungi lingkungan, menjaga laut, dan makhluk hidup laut. Sesuai fungsi dan ekologi, mangrove menjadi lokasi makanan dan tempat berkembang biak biota laut.

Kegiatan “Nandur Mangrove” dihadiri langsung Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono dan Sekda Provinsi Jateng, Soemarno didampingi Kabid Pengelolaan DAS & Konservasi SDA Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng Soegiharto.

Baca Juga:  Peningkatan Kasus Covid Tidak Hanya Terjadi di Kudus

Sedangkan dari akademisi, hadir pimpinan Undip Profesor Edi Riyanto dan Ketua DPD IKA Undip doktor Dodik Tugasworo dan dari lingkungan sekitar penanaman, hadir Direktur Silueta Mas Indonesia Thilanka Munasinghe dan Pimpinan Kawasan Industri Wijayakusuma Muhammad Yusuf.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono mengatakan sangat mendukung kegiatan yang fokus pada pelestarian lingkungan tersebut.

Legislator dari Partai Golkar Jateng itu berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan laut.

Baca Juga:  Ganjar Apresiasi Respon Positif Kontraktor SMAN Karanganyar

“DPRD akan mendorong agar dukungan SDA (sumber daya alam) kita lebih baik lagi. Salah satunya, dengan menanam mangrove adalah langkah yang strategis di kawasan pesisir pantai kita yang melimpah SDA. Diharapkan, masyarakat bisa tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan masing-masing, apalagi kita tahu mangrove bisa menjaga ekosistem pesisir dengan baik untuk menangkal abrasi. oleh sebab itu, mari kita menjaga pesisir kita dengan menanam mangrove,” ungkap Ferry di sela-sela kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Lapas Kedungpane Gagalkan Penyelundupan Sabu, Disimpan Pengunjung Wanita di Kantong Makanan

Sementara, Sekda Provinsi Jateng, Soemarno menjelaskan persoalan lingkungan seringkali terabaikan dan akan teringat saat terjadi bencana.

Menurutnya, sepanjang pesisir utara Pulau Jawa selalu bermasalah dengan rob dan banjir sehingga persoalan lingkungan butuh perhatian lebih serius.

“Persoalan lingkungan dan kemiskinan masih menjadi masalah yang serius. Mudah-mudahan dengan adanya upaya kita bersama bisa menuntaskan permasalahan yang dihadapi ini,” papar Soemarno. (ADV-ANF)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *