Tingkatkan Kapasitas UMKM, Wali Kota Hendi Targetkan Sejumlah Kemitraan Usaha

SEMARANG (Awal.id) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya memulihkan ekonomi di masa pandemi, melalui peningkatan kapasitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah.
Pihaknya mengatakan Dinkop UMKM Kota Semarang telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pelaku usaha besar, agar mau menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, menengah dalam aktivitas usahanya.
Ia menuturkan upaya memperluas jangkauan pemasaran UMKM Kota Semarang tidak hanya berhenti pada kerja sama dengan Uniqlo saja.
“Inovasi kerja sama dengan Uniqlo kemarin sudah sesuai dengan semangat mendorong UMKM naik kelas. Maka upaya-upaya seperti itu harus terus berlanjut untuk bisa terbangun eksosistem usaha yang saling mendukung. Tak hanya itu, kita juga punya banyak potensi kampung tematik yang harus berdaya, misalnya lumpia masuk ke kafe, jajan pasar masuk ke gerai kopi, ikan asap masuk ke restoran, atau juga produk-produk UMKM terpajang di seluruh minimarket,” papar Hendi sapaan akran Walikota dalam kegiatan Link & Match Dinkop UMKM di Hotel Santika Premiere Kota Semarang, Kamis (24/2).
Hendi membeberkan telah menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) untuk bisa lebih mendukung UMKM. Hal tersebut dilakukan terkait akses permodalan, selain menyediakan fasilitas Kredit Wibawa (Wirausaha Bangkit Jadi Jawara),
“Dalam mengakukan pinjaman untuk permodalan di BNI, dalam pengajuan kredit UMKM dapat langsung cair hanya dalam lama waktu dua hari. Yang jelas kerjasama antara Pemerintah Kota Semarang dengan BNI terkait pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan, sudah berjalan sejak 16 Agustus 2021 hingga 15 Agustus 2024 kedepan,” ungkap Hendi.
Ia berharap program kerja sama dengan BNI tersebut dapat tersosialisasi dengan baik, sehingga dapat dimaksimalkan oleh para pelaku UMKM di Kota Semarang.
“Kalau UMKM nya besar, warganya sejahtera sehingga bisa mengembalikan pinjaman. Jadi kawan-kawan UMKM, kata kuncinya adalah trust (kepercayaan), kalau panjenengan bisa dipercaya oleh konsumen dan oleh siapapun maka usaha anda bisa berkembang,” beber Hendi.
Hendi juga mengimbau kepada seluruh pelaku UMKM agar kepercayaan dari BNI dijaga dengan baik termasuk pada saat mengangsurnya. Untik menjaga kepercayaan tersebut.
Dia menyebut membutuhkan kerangka bergerak bersama. Tidak cukup hanya pemerintah saja, namun juga perlu kontribusi dengan pelaku UMKM dan Korporasi.
“Mudah-mudahan UMKM di kota Semarang tambah keren, tambah hebat. Kemudian panjenengan akan bisa menjadi pengusaha yang naik kelas dan Insyaa Allah pajaknya juga semakin tinggi, nasabah BNI Semarang semakin banyak, pembangunannya tambah oke,” ujar Hendi.
Sementara Pimpinan Wilayah 05 BNI Semarang, Bambang Setyatmojo menambahkan kerja sama yang dilakukan antara pihak BNI dengan Pemerintah Kota Semarang diharapkan dapat mendongkrak peningkatan penjualan para pelaku usaha.
“Apa yang sudah kita lakukan diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM di wilayah Kota Semarang,” tambah Bambang. (is)



















