Minyak Goreng Langka, Polrestabes Semarang Sidak Sejumlah Swalayan

Manager Operasional Store sedang menjelaskan ketersediaan minyak goreng kepada tim Tipiter Satresekrim Polrestabes Semarang
Manager Operasional Store sedang menjelaskan ketersediaan minyak goreng kepada tim Tipiter Satresekrim Polrestabes Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Satreskrim Poltestabes Semarang melakukan sidak di sejumlah swalayan yang berada di wilayah Semarang, Jumat (25/2).

Kegiatan ini dilakukan karena akhir-akhir ini masyarakat dibuat resah dengan kelangkaan minyak goreng dan gula pasir.

Panit Tipiter Satreskrim Polrestabes Semarang Ipda Ibnu Dediyanto mengatakan sidak hari ini dilakukan di dua Swalayan yakni di ADA Siliwangi dan Superindo Siliwangi.

“Kami bersama tim saat sidak di lokasi pertama tepatnya di Swalayan ADA tadi masih dikatakan aman. Karena sesampainya di sana tadi ketersediaan minyak goreng dan gula pasir ada di rak swalayan dan sedang dikerumuni pembeli,” ujar Ibnu usai memimpin kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Harjita Hadir untuk Jembatani Permasalahan Pelaku UMKM

Sedangkan di lokasi kedua, lanjut Ibnu, di Superindo Siliwangi didapati di rak toko tidak ada sama sekali display minyak goreng yang ada hanya minyak goreng dengan harga di atas Rp 70 ribu. Setelah itu, dilakukan pengecekan di dalam gudang dan didapati ada sekitar 10 karton minyak goreng yang akan didisplay di dalam toko.

“Awalnya sempat kita curigai adanya penimbunan, namun setelah kita cek digudang penyimpanan barang terlihat 10 karton minyak goreng dan gula pasir sedang ditata ditroli dan siap untuk didisplay di rak yang sudah tersedia didalam toko,” ungkap Ibnu.

Panit Tipiter Polrestabes Semarang, Ipda Ibnu Dediyanto

Panit Tipiter Polrestabes Semarang, Ipda Ibnu Dediyanto

Ibnu menambahkan maraknya berita tentang kelangkaan minyak goreng dan gula pasir membuat salah satu faktor utama dalam melaksanakan sidak tersebut.

Baca Juga:  Kebut Vaksinasi Pelajar, Pemkot Solo Gandeng Swasta

“Tujuan dilaksanakan sidak adalah karena akhir-akhir ini marak juga berita tentang kelangkaan minyak. Namun pada intinya, stok minyak goreng dan gula pasir di wilayah Kota Semarang masih aman. Terakhir saya imbau kepada seluruh penanggung jawab toko maupun swalayan, apabila ada distribusi bahan baku tersebut datang segera lakukan display di rak yang tersedia. Harapannya agar masyarakat yang membutuhkan juga terpenuhi,” tandas Ibnu.

Baca Juga:  DPRD Jateng Setujui Perubahan PD CMJT Menjadi PT Jateng Agro Berdikari

Sementara itu Manager Store Swalayan ADA mengatakan untuk stok minyak goreng sebenarnya masih aman. Meskipun setiap ada kiriman datang, dalam hitungan satu jam sudah ludes terjual.

Menurutnya, kelangkaan minyak goreng tersebut dimulai sejak 19 Januari lalu hingga sekarang. Ia meminta agar para penyuplai agar bisa mendistribusikan bahan baku tersebut tepat waktu agar kebutuhan masyarakat juga terpenuhi.

“Setiap harinya pasti ada kiriman, dan itu langsung kami pajang di rak. Meski langsung ludes, setiap orang maksimal hanya boleh melakukan pembelian untuk minyak goreng 2 liter sedangkan gula 1 kg. Peraturan tersebut diterapkan karena adanya anjuran dari Pemerintah,” ujar Handono. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *