Unik..! Roti Bokong, Cemilan Favorit saat Ngopi 

PURWOKERTO (Awal.id) – Menikmati suasana pagi hari memang cocok jika minum kopi saat bersantai atau saat melakukan aktivitas sehari-hari. Tak hanya di halaman rumah, di taman, bahkan di kantor sambail bekerjanpun juga nikmat jika temannya adalah kopi. Namun, minum kopi saja tidak cukup, harus ada cemilan pendukung sebagai pelengkap agar nendang suasananya.

Ngomong-ngomong masalah cemilan yang cocok buat teman ngopi, Roti Toso & Mino atau yang terkenal dengan sebutan (Roti Bokong) ini, tak hanya cocok, tapi juga memang pas jika buat cemal-cemil sambil minum kopi. Roti Bokong yang diproduksi oleh Kurnia Bakery Mrebet, Purbalingga ini, sangat diminati oleh berbagai kalangan.

Roti yang hampir menyerupai bentuk bokong semok ini sangat menarik dan sangat unik, tak heran Roti Bokong sangat laris manis di daerahnya.

Baca Juga:  Polrestabes Semarang Ungkap Prostitusi Online Perempuan di Bawah Umur

“Kenapa kok Roti Bokong, jadi sebenarnya dari bentuk rotinya saja sih. Kalau namanyakan Roti Toso & Mino, tapi saya coba berkreasi untuk membuat keunikan dari bentuk atau wujud cemilan roti yang saya buat, ya itu hampir menyerupai bokong, makanya konsumen/pelanggan menyebutnya Roti Bokong. dan alhamdulillah kalau di daerah Purbalingga, Roti Bokong jadi andalan cemilan favorit,” kata Fitri Asepti, Owner Roti Bokong, saat dijumpai awal.id seusai mengikuti Bimbingan Teknis Pengembangan Desain Kemasan di Moetel Hotel Purwokerto, Senin malam (24/1).

Fitri, wanita muda Asal Desa Mangunnegara, RT 4/RW 1, Kelurahan Mangunnegara, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga menyebutkan, selain bentuknya yang unik, rasa dari Roti Bokong ini juga sangat enak. Selain itu, teksturnya juga wow banget, lembut dan gurih.

Baca Juga:  Unik Dan Terbatas! Chatime Hadirkan Minuman Pedas Kolaborasi SASA BonTabur, Berani Coba?

“Soal nama saja sudah unik, apa lagi rasanya, pokoknya tidak bakal nyesel dech kalau nyobain Roti Bokong buatan saya. Pokoknya lembut, gurih dan wenaknya istimewa,” jelas Fitri.

Roti Bokong memiliki empat macam varian rasa, seperti coklat, kacang, durian, dan gula jawa. Cemilan khas Purbalingga ini memiliki komposisi, seperti tepung terigu, gula jawa, gula pasir, minyak sayur, mentega, susu kental manis, coklat, kacang, pasta, telur, garam, wijen, dan air.

Fitri memaparkan, Roti Toso & Mino (Roti Bokong) sudah ada sejak awal tahun 2017. Sedangkan untuk pemasaran penjualan, Roti Bokong masih dipasarkan di sekitar daerah rumahnya.

“Saya membuat Roti Toso & Mino atau Roti Bokong itu, sejak 2017. Kalau untuk peminatnya sih sudah banyak, tapi Roti bokong masih saya pasarkan di sekitar rumah. Karena saya masih kurang pede dengan kemasan dari produk saya, jika pemasarannya sampek ke kota. Insyaallah setelah ikut bimbingan pengembangan desain kemasan yang diadakan oleh Dinas Koperasi, UKM Provinsi Jawa Tengah ini, ke depan saya pasti siap untuk bersaing dengan produk-pruduk milik orang lain di luar sana,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati HUT Kendal ke-417, DPRD Kendal Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Perlu diketahui, cemilan Roti Toso & Mino ini, menjadi cemilan andalan saat puasa dan menjelang Lebaran. Untuk harga tidak usah khawatir, karena cemilan lezat dan super gurih ini hanya dibandrol dengan harga Rp 16.000 per pack untuk riseller, dan 20.000 untuk umum. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *