Satukan Perbedaan, SDMC FC Gelar Turnamen Sepakbola

SEMARANG (Awal.id) – Indonesia merupakan negara yang memiliki sejuta keberagaman. Tak heran jika keberagaman yang ada itu, kini telah menjadi simbol persatuan, dan dikemas dalam Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, kita harus menjaganya agar tetap utuh dan harmonis.

Dengan demikian, dalam mempererat tali persaudaraan bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan cara bermusik, berolahraga, dan bersosial. Seperti halnya yang dilakukan oleh Satu Darah Maluku FC (SDMC FC) Kota Semarang, yang menggelar turnamen sepak bola “Satu Darah Maluku” Tahun 2022, di Stadion SMA Don Bosco Semarang, yang dimulai pada Sabtu (29/1).

Turnamen ini diikuti oleh 16 club sepak bola yang ada di Kota Semarang. Manager SDMC FC, Johny Rajawan Romera, yang juga Ketua Penyelenggara kepada wartawan awal.id mengatakan, turnamen ini digelar untuk memperkuat/mempererat talisilaturakhim, sebagai pemersatu, dan memperkokoh persaudaraan antarklub sepakbola yang ada di Semarang.

“Kami menggelar turnamen/pertandingan ini, tujuannya untuk mempererat tali persaudaraan antarklub sepakbola yang ada di Semarang. Selain itu, turnamen yang kami gelar juga sebagai pemersatu antarklub, agar mereka ini bisa bersatu, bisa solid dan mampu mempertahankan serta menjaga persaudaraan dengan baik,” kata Johny, seusai membuka secara resmi turnamen sepakbola tersebut, Sabtu (29/1).

Johny memaparkan, selain untuk mempererat tali persaudaraan, pihaknya juga akan membuat agar persepakbolaan Kota Semarang, khususnya untuk anak-anak muda yang cinta akan sepakbola supaya bisa bersama-sama menjunjung tinggi sportivitas olahraga.

Baca Juga:  Mahasiswa Ilkom USM Gelar Pelatihan Pembuatan Konten YouTube di SMAN 10 Semarang

“Kami akan membuat agar persepakbolaan di Semarang ini, khususnya anak-anak muda yang cinta akan sepakbola, supaya bisa saling bersama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas olahraga. Dan kami juga akan mempersatukan, bagaimana perbedaan antara kita, di jawa ini, dan kami anak-anak muda yang dari Maluku, Indonesia timur yang ada di Semarang ini, kita akan mempersatukan, agar persaudaraan antara suku, agama, budaya dan ras, ini bisa selalu terjaga, serta terjalin dengan baik. Tentunya, dengan cabang olahraga sepakbola ini,” paparnya.

Kegiatan Positif

Bukan hanya itu saja, lanjut dia, pihaknya juga akan mendidik dan membimbing anak-anak muda dari Maluku yang tinggal di Semarang agar selalu melakukan kegiatan-kegiatan positif, saling menghormati, dan saling menyayangi sesama. “Salah satunya, dengan cara mengikutsertakan mereka di cabang olahraga sepakbola,” ujarnya.

Melalui cabang olahraga dan turnamen sepakbola yang digelar ini, Johny berharap bisa mempersatukan perbedaan antarsuku, bahasa dan budaya.

“Tujuan utama kami mengadakan turnamen ini sangat baik, karena selain kami bisa semakin dekat dengan mereka club sepakbola yang kebanyakan warga semarang, kami juga dari SDMC FC sekaligus bisa berkenalan secara langsung dengan warga Semarang lewat turnamen ini. Dalam perhelatan kali ini, kami menggunakan tema yakni “Dengan Olahraga Mari Kita Satukan Perbedaan Antar Suku, Bahasa, dan Budaya”. Tak hanya itu, kami juga memiliki tiga hastag pesan persaudaraan antara Maluku dan Semarang, ketiga hastag tersebut yakni, #satudarahmaluku, #alerasabetarasa #potongdikukurasadidaging,” jelasnya.

Baca Juga:  Rayakan Ulangtahun ke 10, Zuna Gloves berbagi ke 10 Panti Asuhan

Perlu diketahui, SDMC FC merupakan Club Sepakbola Satu Darah Maluku yang ada di Kota Semarang. Kendati menggunakan nama Maluku, anggota SDMC FC tidak hanya orang Maluku saja, tapi banyak pula merupakan pemain asli Kota Semarang,

“Kita membawa nama daerah kita, Satu Darah Maluku, tapi tidak menutup kemungkinan anggota Klub Satu Darah Maluku, bukan hanya orang Maluku saja, tapi di situ ada percampuran anak-anak Indonesia Timur dan anak-anak muda asli Semarang. Kami berkolaborasi bukan anak Maluku saja, tapi Indonesia Timur,  seperi Ambon/Maluku, NTT, Papua,  Sulawasi dan Jawa agar supaya ini, bisa bersatu. Karena dengan perbedaan itu, kita bisa menjadi satu di Kota Semarang,” tungkasnya.

Satukan Perbedaan

Di kesempatan yang sama, pelatih SDMC FC, Ricko Kableru, menambahkan untuk pertandingan perdana hari ini (Sabtu, 29/1), mempertemukan Club Gabres FC Vs Banyu Meneng FC, dan untuk pertandingan kedua, antara Boca FC Vs Karkid FC.

Baca Juga:  Italia Taklukan Wales, Swiss Bungkam Turki

“Kami memang undang tim-tim club hebat sepakbola yang ada di semarang, untuk mengikuti turnamen yang kami adakan. Sangat bersyukur, yang antusias ada 16 club, yakni Banyu Meneng FC, Gabres FC, Boca FC, Karkid FC, Pasrah, Akfem, Persada, BR FC, PS Kalisari, Udinus, Tegowanu PWD, SDMC FC (A), Sedulur, Gembradag, SDMC FC (B), dan PS PM. Seperti yang sudah di sampaikan oleh manager kami, bahwa turnamen ini adalah mempersatukan perbedaan yang sangat besar, antara orang bagian timur sama orang-orang bagian di Jawa,” ujarnya.

Sebagai informasi, bahwa SDMC FC, merupakan Club Sepak Bola Satu Darah Maluku yang berbascamp di Stadion/Lapangan Sepakbola SMA Don Bosco Semarang. Club ini ada, dan akan selalu menjalin persaudaraan yang baik dengan club-club sepakbola Kota Semarang, dan terkhusus menjalin persaudaraan dengan warga Semarang.

Memang belakangan ini, Indonesia kerap mengalami kiris toleransi. Perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan, padahal perbedaan itulah yang seharusnya menbuat negara ini menjadi indah, semakin kuat dan bisa lebih berwarna.

Sebagai warga negara yang baik, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan menganut paham toleransi. Jangan sampai indonesia terpecah-belah akibat isu-isu negatif. Ingat kata pepatah, “Bersatu kita teguh,bercerai kita runtuh. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *