Rozikin ”BD” Subastian Ketua DPD WJI Jateng Periode 2022-2027

SEMARANG (Awal.id) – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Warga Jaya Raya Jawa Tengah (DPD WJI Jateng) terbentuk. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) WJI menunjuk Rozikin “Bandot” Subastian menjadi Ketua DPD WJI masa bakti 2022-2027.
Rozikin “Bandot” Subastian sebagai nahkota DPD Ormas WJI Jateng ini mengacu pada surat keputusan mandat DPP WJI Nomor: Skep.016/DPP-WJI/I/2022 tertanggal 7 Januari 2022 tentang Komposisi Personalia Susunan Pengurus DPD WJI Provinsi Jateng. Surat mandat ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP WJI H Obing Facrudin dan Ketua Harian DPP WJI H Mohamad Alwi.
Untuk jabatan Sekretaris DPD WJI Jateng, DPP WJI menunjuk Iwan Kurniawan. Sedangkan posisi bendara diisi oleh Mirta Arina Mardiana.
Selain menunjuk personalias pengurus inti DPD WJI Jateng, Obing Facrudin juga meminta BD untuk membentuk kepengurusan lengkap DPD WJI Jateng yang dipimpinnya.
BD panggil akrab Rozikin “Bandot” Subastian kepada awal.id, di Semarang, Rabu (19/1), menyatakan kesiapan untuk memimpin WJI Jateng. Ormas yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan ini siap membantu Pemprov Jateng untuk menangani masalah-masalah sosial yang terjadi di wilayah Jateng.

Ketua DPD WJI Rozikin ”BD” Subatian
“Kami siap mengemban tugas sosial ini. DPD WJI Jateng akan berkolaberasi dengan Pemprov Jateng dalam menangani masalah-masalah sosial yang terjadi di wilayah ini,” kata BD.
BD mengatakan program jangka pendek yang segera direalisasikan DPD WJI Jateng saat ini adalah membentuk kepengurusan lengkap periode 2022-2026.
BD mengaku sudah mengantongi nama-nama yang akan dirangkul dan dijadikan pengurus untuk mendampinginya memimpin ormas sosial pada lima tahun ke depan.
“Saya agendakan kepengurusan DPD WJI Jateng sudah lengkap pada bulan Maret mendatang. Saya rencanakan kepengurusan DPD WJI Jateng bisa dilantik Ketua DPP WJI, JendT Ni (Purn) Dr H AM Hendropriyono ST SH MH pada Maret mendatang,” papar BD.
Untuk program jangka menengah, lanjut BD, pihak akan membentuk kepengurusan WJI ditingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dia berharap seluruh kabupaten/kota bisa berdiri WJI, sehingga ormas yang dipimpin bisa membela dan memperjuangan masalah-masalah sosial yang menimpa warga Jateng. (*)



















