Dragan Kecewa Hasil Imbang Lawan Arema FC

DENPASAR (Awal.id) – PSIS Semarang gagal mencuri poin penuh kontra Arema FC pada laga lanjutan pekan ke-20 putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (17/1) malam.

Hasil imbang 0-0 yang ditorehkan Hari Nur Yulianto dkk membuat Pelatih Kepala PSIS Dragan Djukanovic merasa kecewa. Alasannya, sebelum berlaga melawan sang pemuncak klasemen sementara Liga 1 itu, pihak sudah menyiapkan taktikal yang berbeda.

“Hasil imbang ini akan kami evaluasi lagi. Evaluasi nanti saya harapkan bisa untuk memperbaiki dan menyiapkan tim PSIS yang lebih baik pada pertandingan selanjutnya,” kata Dragan.

Pada laga melawan Arema FC semalam, Dragan memasang starting up dengan kekuatan penuh dengan harapan Laskar Mahesa Jenar bisa meraih kemenangan atas tim Singo Edan.

Baca Juga:  1.038 Wisudawan USM Raih Predikat Cumlaude

Sebaliknya, Arema hanya mengandalkan pemain lokal untuk menghadapi PSIS. Kendati lawan yang hanya bermaterikan pemain lokal, namun tim kebangaan masyarakat Semarang gagal untuk memenuhi harapannya, memetik tiga poin penuh dari tim Singo Edan.

“Kami sudah menyiapkan taktikal yang berbeda sebelum laga kontra Arema FC, namun apa yang terjadi di lapangan kenyataanya berbeda,” papar Dragan saat melakukan konferensi pers usai pertandingan.

Dia menyebut, lawan tim besar seperti Arema FC juga harus memiliki mental yang kuat. Namun kenyataanya, para pemain PSIS saat bertanding tidak mempunyai mental yang diharapkan.

“Secara taktikal dan mental, tim PSIS bermain kurang maksimal. Saya ingin tim punya mental pemenang. Tapi malam ini tim tidak punya, dan ini harus kami perbaiki untuk pertandingan selanjutnya,” tandas Dragan.

Baca Juga:  Kasus Covid Wonosobo Naik, RSUD Jadi RS Khusus

Dragan mengaku dirinya masih banyak waktu untuk meningkatkan mental juara pada anak-anak asuhnnya. Apalagi, PSIS memiliki jeda waktu yang cukup untuk memperbaiki kekurangnya sebelum berlaga melawan Madura United pada tanggal 27 Januari 2022 nanti.

Dragan menegaskan usai laga lawan Arema, pihaknya langsung akan segera melakukan evaluasi terhadap kekurangan tim besutannya. Perbaikan itu, tidak cuma soal taktil, melainkan juga dalam segi psikologis para pemain.

“Kami akan memanfaatkan waktu istirahat yang cukup lama ini. Kami akan memperbaiki tim baik secara taktikal maupun secara psikologis untuk mendongkrak mentalita para pemain,” tegas Dragan.

Baca Juga:  Investasi ’Bodong’ PT RBSJ, Kejati Jateng Tahan Direktur PT Anindya Guna Utama

Sementara, Alfeandra Dewangga juga mengungkapkan kekecawaannya yang hanya bisa mencuri satu poin dari Arema FC.

“Target tim saat lawan Arema FC harusnya menang, namun biar bagaimanapun kondisi di lapangan memang berbeda. Semoga, ini menjadi pelajaran bagi tim dan menjadikan evaluasi untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya,” tambah Dewangga.

Dengan hasil imbang tanpa gol tersebut, PSIS kini berada di peringkat enam klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan perolehan 31 poin. Posisi Laskar Mahesa Jenar ini bisa tergeser, karena peringkat di bawahnya, Borneo FC, masih memiliki kesempatan untuk menyalip PSIS jika mampu meraih poin saat melawan Persib Bandung pada 18 Januari mendatang. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *