Sepanjang 2021, BNNP Jateng Ungkap 19 Kasus Tindak Pidana
SEMARANG (Awal.id) – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP Jateng) sepanjang tahun 2021 mengungkap 19 kasus tindak pidana narkotika dengan 34 berkas perkara.
Tidak hanya itu, BNNP Jateng selama setahun juga telah menyita barang bukti berupa sejumlah 853 gram Sabu, 19.394,45 gram Ganja dan tembakau gorilla 321 gram. Kemudian pemusnahan barang bukti sebanyak 925 gram Sabu, 20.865 Ganja dan 178 tembakau gorilla.
Sedangkan itu perkara Tindan Pidana Pencucian Uang (TPPU), BNNP Jateng berhasil menyita enyita aset berupa 2 unit tanah beserta bangunan, uang tunai sebesar Rp. 16 juta, dan uang di rekening Rp. 56 juta, 1 motor, logam mulia 100 gram dan burung berkicau 22 ekor dengan total aset senilai 1.2 Milliar Rupiah.
Kepala BNNP Jateng, Brigjend Pol Purwo Cahyoko menjelaskan BNNP adalah lembaga negara yang memiliki kewajiban penuh dalam penanganan permasalahan Narkoba di wilayah Jawa Tengah, menjadi garda terdepan dalam memutuskan langkah dan kebijakan yang diambil guna mengatasi peredaran gelap Narkoba dan menekan laju angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba.
“Kami dengan slogan ‘Bersinergi Dengan Seluruh Stake Holder, Wujudkan Jawa Tengah Bersinar (Bersih Dari Narkoba)’. Oleh sebab itu perang besar terhadap narkoba yang diserukan pemimpin bangsa ini menuntut seluruh elemen bangsa untuk bergerak melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara,” tandas Purwo saat memimpin Konferensi Pers kasus sepanjang Tahun 2021, di Kantor BNNP Jateng, Rabu (29/11).
Purwo juga mengatakan bahwa selama tahun 2021 ini banyak modus baru mengenai peredaran narkotika di wilayah Jateng. Karena masa Pandemi justru peredaran narkotika lebih tinggi dibanding tahun 2020.
“Adanya hal tersebut maka BNNP Jateng mengajak kepada seluruh stakeholder masyarakat untuk memerangi narkotika di wilayah Jateng,” papar Purwo.
Purwo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar semua pihak harus peduli, bangkit, bergerak dan berdaya melakukan upaya P4GN dengan segala potensi yang ada.
“Teruslah ciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif dari masalah narkoba, saatnya WAR ON DRUGS menuju Jawa Tengah Bersinar (bersih dari narkoba),” tegas Purwo.



















