PO Jaya Slamet Konsisten Prioritas Kenyamanan Pelanggan

SEMARANG (Awal.id) – Pengamanan ketat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di masa pandemi Covid-19 mengakibatkan omzet sejumlah agen pariwisata di berbagai daerah mengalami penurunan.

Penurunan pendapatan ini diakui salah satu agen bus pariwisata PO Jaya Slamet yang di Jalan Tegalsari Raya No.56, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. ”Penurunan omzet sangat drastis,” kata Pemilik PO Jaya Slamet Andhika Anggun Wibawa, di Semarang, Selasa (14/12).

Baca Juga:  Wabup Windu Suko Basuki Minta BPBD Waspadai Daerah Potensi Bencana

Menurut Andika, pada masa pandemi yang berlangsung selama dua tahun lebih ini, beberapa bidang usaha, seperti kuliner, wisata, dan jasa perjalanan mampu bertahan hingga saat ini. Ketahanan mereka untuk terus menjalani usahanya tidak terlepas dari pengelolaan manajemen yang baik.

Kondisi tersebut, lanjut Andika, dimanfaatkan PO Jaya Slamet untuk tetap menjaga dan merawat armada-armada maupun karyawan. Dia berharap kondisi perekonomian nasional kembali normal, sehingga kegiatan pariwisata masyarakat dapat berjalan lagi.

Baca Juga:  Selama Ramadan 2021, Omzet UMKM Binaan Semen Gresik Tembus Rp 370 juta

“Kami memilik berbagai model bus dengan kapasitas tempat duduk bervarian, yaitu 30, 33, 35, 40, 50, hingga 60. Kondisi armada kami tetap terjaga kualitas dan kebersihannya. Ini semua untuk memberikan kenyamanan bagi para pelanggan yang sudah rindu bepergian akibat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Tidak hanya menyewakan bus pariwisata, PO Jaya Slamet juga menyediakan rental mobil, seperti hiacce ataupun mobil lainnya. Tentunya harga yang ditawarkan sangat terjangkau masyarakat.

Baca Juga:  Borobudur Marathon Tingkatkan 40 Persen Okupansi Penginapan

“Kami siap melayani kebutuhan intansi, baik negeri maupun swasta dan juga keperluan ziarah,” tandasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *