Jelang Libur Nataru, Kapolda Jateng Cek Pos Pelayanan Sejumlah Ruas Gerbang Tol

SEMARANG (Awal.id) – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalukan pengecekan di sejumlah pos pelayanan yang tersebar di ruas Tol Pantura, Kamis, (23/12).

Pengecekan dimulai dari ruas gerbang tol Kalikangkung Semarang hingga pintu masuk Jawa Tengah gerbang Tol Pejagan Brebes.

Selain kegiatan pengecekan secara langsung juga dilaksanakan pengecekan secara virtual oleh Kapolda Jateng melalui media zoom meeting.

Berdasarkan hasil laporan sementara dari masing-masing pos pam perbatasan juga terpantau situasi arus lalin ramai lancar serta minim kejadian menonjol.

Adanya kunjungan tersebut yang jelas untuk mengecek kesiapan pos pam dan personel yang sedang bertugas. Selain itu, juga untuk memantau arus lalu-lintas yang keluar dan masuk Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga:  Idul Fitri 1442 H, 6.678 Napi di Jateng Terima Remisi

Dalam pengecekan tersebut terpantau arus lalin yang masuk ke Jawa Tengah masih terhitung landai. Berdasarkan data yang diperoleh Polda Jawa Tengah, dari pantauan gerbang tol Kalikangkung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 hari ini tercatat sebanyak 4.101 kendaraan yang mengarah ke barat. Sementara untuk jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Semarang tercatat sebanyak 4.876 kendaraan.

Irjen Pol Ahmad Luthfi memaparkan dari hasil pengecekan didapati pos pam pelayanan di gerbang tol Kalikangkung dan Pejagan, Brebes serta personil yang bertugas di pos pam telah siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan mudik merayakan Natal dan Tahun Baru (nataru).

Baca Juga:  Hamparan Vulkanik yang Sensasional di Kawah Sikidang Dieng

“Operasi Lilin Candi 2021 akan kita berlakukan mulai pukul 24.00 WIB malam nanti, tapi khusus pos pam di rest area sudah kita siapkan mulai hari ini. Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi manakala terjadi adanya arus mudik yang melonjak,” papar Luthfi didampingi PJU Polda Kateng dalam keterangan pers di gerbang tol Kalikangkung.

Luthfi mengimbau seluruh personel yang melaksanakan pengamanan untuk menjaga kesehatan serta mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan tugas.

“Petugas dalam melaksanakan pengamanan harus memberikan pelayanan yang aman dan nyaman, dan lebih utamanya memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap masyarakat,” tandas Luthfi

Baca Juga:  Dalami Korupsi Dana Investasi, Kejagung periksa Kadiv Keuangan & Investasi Taspen Life

Mengenai perayaan Tahun Baru, Luthfi menegaskan Polri tidak akan mengeluarkan ijin keramaian perayaan Tahun Baru di hotel maupun tempat wisata.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, baik berupa pesta di tempat terbuka ataupun pawai kendaraan.

“Tidak ada perayaan pada malam pergantian tahun, setiap pelanggaran terkait protokol kesehatan akan diberikan tindakan tegas dari kepolisian. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi  tidak terjadi lonjakan kasus positif setelah perayaan nataru akibat euforia yang berlebihan dari masyarakat dalam merayakan Tahun Baru di Jawa Tengah,” tutup Luthfi. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *