Sejahterakan Petani, Pemprov Jateng Bentuk Badan Usaha Milik Petani
CILACAP (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap menghadiri peluncuran Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Wijaya Kusuma Pangan Mandiri di Sistem Resi Gudang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/11).
Pemprov Jateng, melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam menggagas BUMP, akan terus memfasilitasi dan mendampingi, baik bersama para pakar maupun aktivis yang peduli untuk pengembangan.
“Kita mulai tambah pengalaman-pengalaman yang bagus akan kita tularkan, sehingga kelak kemudian, tidak usah kita paksa tapi ada semacam demplot-demplot yang petani lain nanti bisa ngikuti dan belajar, harapan saya setiap kabupaten punya,” ujar Ganjar.
Melalui BUMP petani juga akan mendapat keuntungan jika menjadi pemegang saham, “Sehingga petani desainnya akan mendapatkan dua keuntungan, keuntungan pertama menjual produknya sudah untung, kedua pada saat akhir tahun mereka rapat umum pemegang saham,” imbuhnya.

Sukardi pengelola BUMP Cilacap, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, karena sejak didirikan pada 16 Agustus hingga saat ini, mampu membina sekitar seribu petani dan nilai omzet menjadi meningkat mencapai milaran.
“Terimakasih karena pemerintah sudah mendukung kami, kita tidak mau pamer dari 16 agustus kita berdiri dengan modal 200 juta sudah bisa bertransaksi hampir 2 miliar,” ungkap Sukardi.
“Petani kita maksimalkan bergabung dengan badan usaha yang jelas dan diakui pemerintah, inilah hasilnya,” imbuh Sukardi.
Sementara petani asal Desa Bojong Cilacap, Edi Kuswanto mengaku diuntungkan atas keberadaan BUMP. “Terus juga untuk bantuan benih, dibantu BUMP harganya pun tidak mahal, terus pupuk juga disiapin dari BUMP,” kata Edi.
Dalam acara peluncuran BUMP, juga dilakukan pelepasan dua truk beras yang akan dikirim ke Pasar Induk Cipinang Jakarta dan Bulog Cindaga Banyumas. (is)




















