Awas, Ada Potensi Banjir Bandang di Jateng

Gubernur Ganjar Pranowo berbincang dengan peserta Apel Kesiapsiagaan Bencana di halaman kantor Gubernur Jateng. Apel juga dihadiri Kapolda, Pangdam, Kajati dan seluruh elemen kebencanaan hingga relawan, Selasa (9/11)
Gubernur Ganjar Pranowo berbincang dengan peserta Apel Kesiapsiagaan Bencana di halaman kantor Gubernur Jateng. Apel juga dihadiri Kapolda, Pangdam, Kajati dan seluruh elemen kebencanaan hingga relawan, Selasa (9/11)

SEMARANG (Awal.id) – Plt Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Safrudin mengatakan, pihaknya sudah mendata seluruh kekuatan kebencanaan di Jateng. Untuk personel, sudah siap 9.631 personel dengan berbagai kecakapan kebencanaan masing-masing.

“Untuk peralatan kita juga siap, sudah standby semuanya di daerah. Teman-teman BPBD Kabupaten/Kota juga sudah menggelar apel siaga, termasuk menyiapkan SDM dan lainnya. Logistik juga aman” kata Safrudin, usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana di halaman kantor Gubernur Jateng, Selasa (9/11).

Baca Juga:  Gubernur, Kapolda dan Pangdam Pantau Perayaan Natal Bersama

Safrudin mengatakan, tidak hanya banjir dan tanah longsor, musim penghujan tahun ini juga diwaspadai adanya bencana banjir bandang. Seperti diketahui, banjir bandang terjadi di beberapa daerah, yang terbaru di Batu Malang.

“Kita juga antisipasi adanya banjir bandang, karena potensi itu juga ada di Jateng,” pungkasnya.

Sementara Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengingatkan, selain kesiapsiagaan bencana, instansi di sektor kehutanan diminta terus menggalakkan penanaman. Ajak masyarakat terlibat dalam penanaman itu dan edukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga:  Wallace Costa Ajak Rekan-rekannya Optimis Bisa Curi Poin Lawan Borneo FC

“Mumpung ini musim penghujan, ayo giatkan penanaman. Sambil menanam, kita standby terus. Mudah-mudahan tidak ada bencana, tapi kalau ada kita sudah siap semuanya,” pungkasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *