Asri Senang Bisa Belajar Gunakan Canting untuk Membatik Motif Gajah Lampung dan Asem Semarangan

SEMARANG (Awal.id) – Asri Widiyanti (18), salah satu mahasiswa Unnes asal Lampung, terlihat fokus mencanting sebuah motif batik simbol Gajah Lampung yang dikolaborasikan dengan motif asem Semarangan.

Asti terlihat sangat hati-hati dan teliti dalam mencanting malam batik agar tidak meluber di motif lainnya. Maklum ini merupakan pertama kalinya Asti membatik canting.

Bersama mahasiswa asal Lampung lainnya, Asri mengaku sangat senang bisa berlatih membatik bersama-sama. Terlebih lagi, membatik canting di kain sepanjang 12 meter dengan motif kolaborasi tapis batik Lampung dan asem Semarangan ini merupakan pengalaman pertamanya.

Baca Juga:  Perbaikan Jalur Pantura, DPRD Kota Semarang Dorong Pemprov Jateng Lobi Pemerintah Pusat

“Senang bisa ikut belajar pakai canting batik. Ini pertama kali saya, apalagi motif Lampung dengan Semarangan sangat cantik jadinya,” kata Asri kepada wartawan di Kampung Djadoel Semarang,” Minggu (3/10).

Selain itu, dengan motif simbol khas Lampung seperti gajah, pucuk rebung dan kain tapis yang berpadu padan dengan motif asem Semarangan menjadikan kolaborasi motif batik beda daerah pada satu kain panjang itu terIihat semakin cantik.

Baca Juga:  KMS Kolaborasi dengan Muchamad Herviano Bagi 100 Paket Sembako Gratis

Asri mengaku, kegiatan ini sangat positif bagi dirinya dan kawan-kawan mahasiswa asal Lampung lainnya yang ada di Semarang. Selain bisa memperkenalkan budaya Lampung dan batik Semarangan, kolaborasi dua motif batik ini dinilainya sangat menakjubkan. Apalagi, hasil cipta karya batik masyarakat Indonesia telah diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), organisasi internasional PBB yang membidangi bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

Baca Juga:  Jaksa Agung Terima Kunjungan Komisioner Komnas HAM, Bahas Isu-Isu Strategis terkait Hak Asasi Manusia

“Kami tentunya bangga, karena batik jadi warisan UNESCO. Menekuni batik ini merupakan salah satunya upaya kami, sebagai generapa penerus untuk menjaga warisan budaya Indonesia di mata dunia,” katanya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *