Tunjukkan Eksistensi di Dunia Musik, Astrid Gandeng Dul Jaelani Rilis Single “Selalu Dia”

SEMARANG (Awal.id) – Astrid Sartiasari terus menunjukkan kiprahnya di dunia musik. Dikenal lewat hit ”Jadikan Aku Yang Kedua” dan ”Tentang Rasa” tak membuat Astrid Sartiasari berpuas diri.
Setelah dua hit itu meledak, ia rajin merilis single dan album baru. Yang terbaru, single “Selalu Dia,” hasil kolaborasi dengan Abdul Qodir Jaelani, atau yang sering disapa dengan Dul Jaelani. Lagu ini sudah tayang perdana di kanal YouTube MyMusic Records pada 27 Agustus 2021 kemarin.
Kolaborasi tersebut bukan hanya menyatukan dua musisi berbakat antara Dul dan Astrid, tapi juga dua perasaan yang saling mengagumi satu sama lain.
Lagu yang diproduseri oleh William Chow dan diciptakan serta ditulis oleh Adrian Martadinata, mengisahkan tentang rasa kecewa, keputusasaan, dan rasa cemburu terhadap seorang kekasih yang lebih memilih mencintai hati yang lain.
Dalam urusan penjiwaan, Astrid yang debut lewat soundtrack film Tusuk Jelangkung memang tidak diragukan lagi.
Melalui program acara Ngos-ngosan yang disiarkan Awal Media Nusantara secara live Instagram, Jumat (24/9), Astrid bercerita banyak seputar single terbarunya itu hingga personanya sebagai spesialis lagu-lagu sendu. Acara yang dipandu Anastasia Cinantya (Acin) ini mengusung tema “Selalu Dia”.
Astrid mengungkapkan kolaborasinya bersama Dul ini justru memberikan pengalaman baru tentang taste terhadap lagu dibawakan.
”Perkama kali aku denger lagu demonya itu dark banget gitu. Nah, saya kaget Dul bisa memasukkan nuansa yang sangat berbeda di lagu Selalu Dia ini dengan melodi yang dia bawakan, jadi taste lagunya lebih kaya lagi gitu,” ungkapnya.
Musisi yang telah 18 tahun berkarya tersebut menambahkan, dirinya sangat berterima kasih dan kagum terhadap ”kejeniusan” Dul dalam menggarap kolaborasi ini padahal dirinya bisa disebut lintas generasi.
”Justru saya kagum dan sangat berterima kasih sama Dul dia mau kita ajak collab, karena saya tau dia itu jenius. Dan benar, dia surprisingly bisa sangat involve saat prosesnya,” imbuhnya.
Musikus kelahiran 27 Januari 1982 itu berharap, dengan rilis karya terbarunya tersebut dapat memberikan warna baru bagi industri music di tanah air
”Semoga karya ini bukan hanya bisa memberikan warna di Industri musik Indonesia tapi juga semakin menyadarkan, bahwa di setiap pertemuan akan ada perpisahan. Sehingga kita bisa selalu berbesar hati dan dewasa dalam menjalani hubungan,” tandasnya. (is)



















