Sidak PTM di SMPN 5 Semarang, Gubernur Ganjar Ditegur Kepala Sekolah, Ini Penyebabnya

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali sidak ke beberapa sekolah yang dilewati saat gowes di Kota Semarang, Rabu (29/9). Salah satunya mengunjungi SMPN 5 Semarang.
Sebelum mengunjungi SMPN 5 Semarang, Ganjar lebih dulu mampir di dua sekolah dasar, yaitu SD Muhammadiyah 16 Semarang dan SDN Wonotingal.
Ketika berkunjung ke SMPN 5 Semarang, Gubernur Ganjar sempat ditegur oleh kepala sekolah, Teguh Waluyo, karena tanpa sengaja melintasi jalur khusus keluar.
“Maaf Pak, itu jalur untuk keluar. Untuk masuk (kelas) lewat sini,” tegur Kepala SMPN 5 Semarang, Teguh Waluyo, saat mendampingi Ganjar Pranowo.
Dari tiga sekolah yang dikunjunginya, Ganjar mengatakan, SMPN 5 Semarang merupakan sekolah yang paling bagus, khususnya terkait kedisiplinan.
“Tadi keliling ada satu SD tidak disiplin, gurunya tidak disiplin, lalu satu SD lagi bagus karena bisa disiplin. SMPN 5 ini paling bagus karena anak-anak yang datang sebelum jam 8 diberikan tempat holding. Mereka menunggu dulu, antre dulu, terus kemudian duduknya berjarak. Ini kebiasaan yang menurut saya bagus dan tinggal diteruskan saja,” kata Ganjar usai sidak.
Meskipun secara sistem sudah bagus, Ganjar meminta agar pelaksanaan PTM terbatas di SMPN 5 Semarang tetap dikawal. Hal itu untuk memastikan sistem yang bagus itu bisa berjalan secara berkelanjutan bahkan bisa menjadi percontohan.
“Tadi minta untuk dikawal, kalau sistemnya seperti ini aman. Apalagi rata-rata sudah divaksin. Tadi saya lihat kelas juga ditutup, anak-anak disiplin karena mungkin sudah SMP. Kalau kebiasaan ini bisa berjalan dua minggu saja, ini potensi bisa jadi contoh,” katanya. (is)




















