Satgas Covid Segera Isolasi 3.830 Warga Berstatus Hitam

JAKARTA (Awal.id) – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah berkomitmen menekan penularan di lingkungan fasilitas publik dengan segera mengisolasi orang dengan kategori hitam yang mencoba mengakses fasilitas publik.

Penegasan Wiku itu dilontarkan menanggapi sebanyak 3.830 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjaring dari aplikasi PeduliLindungi terpantau sedang beredar di sejumlah fasilitas publik, di Jakarta, Kamis (16/9).

Data temuan orang berstatus hitam masuk di fasilitas publik ini diperoleh dari pemindaian barcode sebagai syarat memasuki area.

Baca Juga:  Kurangi Pengangguran, Pemkot Semarang Luncurkan "Apik Kerjaku"

“Pemerintah bersama Satgas berkomitmen untuk segera merujuk orang yang terjaring atau kategori hitam, atau tergolong positif atau memiliki kontak erat segera dipindahkan ke fasilitas isolasi terpusat terdekat,” kata Wiku pada keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta.

Wiku mengakui angka positivity rate dan angka testing kini terus menurun, serta tracing yang terus meningkat. Kendati demikian, pemerintah akan terus melakukan upaya pengendalian semaksimal mungkin.

Baca Juga:  Pasca Pemilu, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana Ungkap Suasana Jateng Kondusif

“Selama Covid-19 masih ada di Indonesia. Pemerintah secara tegas akan memberlakukan PPKM dengan melakukan monitoring dan evaluasi tiap minggu,” ujarnya.

Dia mengatakan perubahan dan evaluasi Covid-19 setiap minggunya merupakan kebijakan yang bersifat adaptif dengan menyesuaikan perkembangan virus yang dinamis.

“Kebijakan diambil berdasarkan pada data terkini. Hal ini penting, supaya kebijakan yang diputuskan pemerintah dapat menjawab perkembangan di lapangan,” tandas Wiku. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *