Ganjar Beri Lampu Hijau Seniman Jateng Kembali Manggung, Ini Syaratnya

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima perwakilan seniman yang ingin berdiskusi soal syarat pertunjukan
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima perwakilan seniman yang ingin berdiskusi soal syarat pertunjukan

SEMARANG (Awal.id) – Ada kabar baik bagi kalangan seniman Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberi lampu hijau untuk kembali bisa manggung di tengah pandemi. Akan tetapi, Ganjar memberikan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum hal itu bisa terwujud.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar kepada sejumlah seniman yang sowan ke kantornya, Selasa (16/3).

Kepada para seniman yang datang seperti penyanyi dangdut asal Kota Semarang, Resa Lawangsewu, penyanyi muda asal Magelang, Woro Widowati, Ketua Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) Kota Semarang, Hendra Saputra serta beberapa seniman lain itu, Ganjar meminta ada kesepakatan bersama antarseniman terkait pelaksanaan event hiburan di tengah pandemi sekaligus dilakukan uji coba.

Baca Juga:  61 Orma USM Ikuti Sosialisasi Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan

“Ya kemarin teman-teman seniman ini buat video judulnya surat terbuka, intinya ingin curhat dan komplain kenapa mereka tidak bisa manggung. Tentu ini terkait ekonomi. Intinya dia ingin manggung dan meminta kami mengatur banyak hal,” kata Ganjar.

Akan tetapi, Ganjar justru meminta para seniman duduk bersama dan membuat kesepakatan. Pada intinya, lanjut dia, adalah penerapan protokol kesehatan dalam setiap event hiburan yang dilakukan harus benar-benar terlaksana.

“Kalau semua sepakat, maka intinya kan protokol kesehatan. Prokesnya bisa apa tidak? Tadi disampaikan mereka main di acara pernikahan, maka kalau itu disepakati dan mau uji coba, akan saya bantu. Yuk kita uji coba dulu, seniman tampil di acara pernikahan tapi prokesnya diatur ketat, jaraknya diatur, flow tamu diatur dan tidak boleh ngajak nyanyi atau joget bareng,” terangnya.

Baca Juga:  Aston Inn Pandanaran Berbagi Kasih dalam Menjaga Kebhinnekaan

Kalau itu bisa dilakukan, maka sebenarnya potensi para seniman kembali ke panggung lanjut Ganjar akan sangat tinggi. Apalagi, melihat gradasi warna di Jateng yang terus membaik, maka hal itu bisa saja dilaksanakan.

Bahkan lanjut Ganjar, tak hanya event kecil seperti pernikahan, tidak menutup kemungkinan konser besar bisa dilaksanakan setelah ada kesepakatan antar para seniman terkait penerapan protokol kesehatan itu. Misalnya konser besar dengan metode drive in atau dengan metode lainnya.

Baca Juga:  Pencemaran Sungai Bengawan Solo, Polda Jateng Selidiki 133 Perusahaan di Sukoharjo

“Maka saya kasih kesempatan, coba diskusi dulu dan hasilnya dikasih ke kita. Sambil menunggu itu, saya juga pesan agar jangan putus asa dan terus berkreasi. Kalau tidak bisa manggung, ya cari sumber pendapatan yang lain. Tadi diantara mereka ada yang jualan, jadi youtuber, saya kira ekonominya tetap bisa berjalan,” tegasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *