Kunjungi Banjarnegara, Gubernur Ganjar Gelar Rapat Internal

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar rapat internal dengan Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin dan jajaran pejabat setempat, Senin (6/9)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar rapat internal dengan Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin dan jajaran pejabat setempat, Senin (6/9)

BANJARNEGARA (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memenuhi janjinya untuk datang ke Banjarnegara, Senin (6/9). Ganjar memang berjanji akan segera datang dan menemui jajaran pejabat di sana, usai Bupati Budhi Sarwono ditangkap KPK.

Tiba di Banjarnegara sekitar pukul 12.00 WIB, Ganjar langsung disambut oleh Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin. Setelah ngobrol sebentar secara tertutup, Ganjar kemudian menggelar rapat terbuka di pendopo Banjarnegara yang diikuti seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Banjarnegara.

Baca Juga:  Bangun Wisata Papua, Ganjar Tegaskan Harus Lindungi Budaya Lokal

Dalam rapat itu, Ganjar meminta semua pejabat tetap melayani masyarakat. Peristiwa penangkapan Bupati Banjarnegara oleh KPK tidak boleh mengganggu pelayanan pada masyarakat.

Selain itu, Ganjar juga meminta seluruh pejabat Banjarnegara untuk berubah. Kejadian yang telah menimpa Banjarnegara harus menjadi momentum untuk mereformasi diri.

“Apakah panjenengan siap berubah atau tidak? Hentikan urusan pungli, gratifikasi dan korupsi. Setuju apa tidak?” tanya Ganjar pada seluruh pejabat yang ada di tempat itu. Dan semuanya serentak menjawab setuju.

Baca Juga:  Mantan Mensos Juliari Batubara Dihukum 12 Tahun Penjara, Terbukti Terima Suap Rp 32,48 Miliar

“Baik kalau begitu nanti saya dampingi. Banjarnegara harus maju. Ayo kita selamatkan Banjarnegara,” ucapnya.

Ditemui usai acara, Ganjar mengatakan, kedatangannya kali ini untuk memastikan pelayanan publik di Banjarnegara tidak boleh terganggu. Selain itu, soal penunjukan pelaksana harian (Plh) Bupati juga sudah ditandatangani.

“Suratnya sudah saya tandatangani, sehingga Pak Wakil Bupati saya minta segera mengambil langkah-langkah. Saat awal kejadian ini, saya sudah telepon Pak Wakil Bupati dan responnya bagus,” katanya.

Baca Juga:  Ferry Wawan Cahyono Raih Penghargaan Jawa Pos Radar Semarang

Ganjar mengatakan bahwa peristiwa yang menimpa Banjarnegara harus menjadi momentum pejabat dan seluruh ASN mereformasi diri. Dalam pengarahannya, Ganjar juga sudah memberikan petunjuk dan langkah-langkah agar Banjarnegara terhindar dari kejadian serupa di masa yang akan datang.

“Ayo politik anggarannya digitalkan. Kalau sulit nanti kita dampingi. Semua harus elektronik. Saya juga mendorong semua pejabat melaporkan LHKPN. Wajib termasuk DPRD-nya,” jelasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *