Inspektorat Kendal Cek Lokasi Pasar Darurat Weleri

KENDAL (Awal.id) – Paguyuban Pedagang Pasar Weleri meminta pembangunan Pasar Weleri Sementara I (Darurat) dievaluasi. Mereka tidak menginginkan nantinya terjadi pasar roboh kembali, sehingga membahayakan keselamatan jiwa.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Weleri, Warno mengatakan dengan kejadian roboh bangunan los lapak akibat diterpa angin menjadikan pedagang takut untuk menempatinya. 

“Kami takut jika nanti sudah ditempati, pasar roboh lagi,” katanya, Rabu (29/9).

Dikatakannya, rencananya para pedagang Pasar Weleri akan direlokasi ke Pasar Darurat awal September lalu. 

Baca Juga:  Ini Bahayanya Konsumsi Vitamin C Berlebih Bagi Kesehatan

“Belum sempat dipindah, malah bangunan sudah roboh. Untung belum kami tempati,” ungkapnya.

Warno meminta Bupati Kendal dan dinas terkait untuk melakukan evaluasi lebih dalam lagi hasil bangunan Pasar Darurat. Jangan sampai jika sudah ditempati terjadi insiden kecelakaan kerja yang tidak diinginkan.

“Karena lokasinya cukup terbuka, sehingga angin bisa mudah menerpa ditambah pekerjaannya seakan asal-asalan,” jelas Warno.

Menurut dia, kualitas bangunan, dalam hal ini kekuatan los pasar yang dibangun, harus terukur, sehingga para pedagang yang menempati pasar darurat tersebut merasa aman.

Baca Juga:  USM Raih 3 Emas, 8 Perak, 1 Perunggu di Kejurnas WTA Indonesia Taekwondo

Sebelumnya, Pasar Weleri pada November 2020 sempat hangun terbakar. Pemerintah Kabupaten Kendal kemudian membangunan pasar tradisional itu lagi untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Namun, akibat pembangunan kembali Pasar Weleri Sementara I kurang memenuhi standar, pasar kebanggan masyarakat Weleri kembali tertimpa bencana.

Sebanyak 17 los yang rencananya akan ditempati 136 pedagang roboh, karena diterpa angin pada Selasa (14/9) lalu. Padahal kondisinya baru selesai dibangun dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar.

Baca Juga:  Gubernur Akui Penanganan Rob dan Banjir di Jateng Tidak Mudah

Terpisah, Kepala Inspektorat Kendal, Sugeng Prayitno mengatakan penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Auditor Inspektorat Kendal telah selesai.

“Evaluasi kami sudah selesai. Hasilnya akan kami serahkan kepada pimpinan, yakni Bupati Kendal,” tegasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *