Guna Wujudkan Program Kedaulatan Pangan, Wakil Wali Kota Kunjungi Petani Mileneal di Wonolopo

SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota Semarang menyediakan tempat seluas 1,5 hektar untuk dimanfaatkan oleh petani milenial di wilayah Wonolopo, Kecamatan Mijen.

Diketahui, tadinya lahan tersebut sebagai embung buatan dan kini lahan tersebut disulap menjadi tempat bercocok tanam bagi petani milenial, dengan fasilitas gazebo dan gardu pandang sebagai tempat berswafoto.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan sudah setahun petani milenial kelurahan Wonolopo Semarang dibentuk. Berbagai kegiatan positif sudah dilakukan para petani milenial tersebut, mulai dari menghijaukan area dengan menanam berbagai pohon, sayuran dan bunga ditepi sawah, mereka juga menanam padi hingga memelihara ikan. 

Baca Juga:  Tahu Serasi Bu Sugiarti, Kuliner Pinggiran Khas Bandungan yang Lezat dan Gurih

” Saya akan mengajak seluruh para petani milenial di kota Semarang untuk mewujudkan program kedaulatan pangan,” Papar Ita Sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang saat mengunjungi Kampung Organik Wonolopo.

Menurut Ita, pihaknya sangat mengapresiasi para petani milenial yang berperan aktif di masyarakat. Karena semangatnya ia juga turun langsung memberikan support benih ikan. 

“Biasanya anak-anak muda tidak tertarik dengan pertanian, namun, anak muda di wilayah ini membentuk suatu komunitas bernama petani milenial yang melakukan kegiatan positif. Disini semua saling terintegrasi, mulai dari minapadi, penghijauan, bahkan pemeliharaan ikan, ini yang harus kita dorong agar petani milenial ikut mewujudkan kedaulatan pangan,” Tandas Ita.

Baca Juga:  IM3 Tingkatkan Jaringan Internet, Dukung Collabonation Talent Hunt di Jawa Tengah

Sementara itu, salah satu penginisiasi dibentuknya pentani milenial di Wonolopo, Bilal Lutfi Mas’ud menjelaskan berawal dari banyaknya anak muda yang karena pandemi tidak bisa bersekolah dan hanya sekolah daring. Melihat hal itu, muncul keinginan membuat anak-anak berkegiatan positif.

“Beruntung ada pak Sudili, pak Ketua RW 3 Wonolopo yang mencetuskan ide dibentuknya petani milenial. Akhirnya kami diajari pak Dili menanam sampai memelihara ikan,” Ujar Bilal.

Baca Juga:  Polda Jateng Akan Berlakukan Wajib Scan Barcode Peduli Lindungi Bagi Seluruh Anggota dan Tamu

Ia juga menambahkan petani milenial juga melakukan hal positif lain dengan membuat makanan siap saji yang dibuat dari hasil tanam dan pemanfaatan sekitar. 

“Karena padi ini kan organik, kami kalau sore cari keong yang notabene merupakan hama. Kami kumpulkan dan dimasak. Ada juga ikan hasil mancing. Setiap hari Jumat kami bagikan untuk Jumat berkah pada warga yang membutuhkan,” tambah Bilal. 

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *