Serbuan Vaksinasi Koarmada II di Tegal Kagetkan Gubernur Ganjar

Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri acara Serbuan Vaksinasi Covid-19 Koarmada II kepada masyarakat Kab. Tegal di Stadion Trisanja Slawi Kabupaten Tegal. Rabu (25/8)
Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri acara Serbuan Vaksinasi Covid-19 Koarmada II kepada masyarakat Kab. Tegal di Stadion Trisanja Slawi Kabupaten Tegal. Rabu (25/8)

TEGAL (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi Koarmada II yang membantu upaya percepatan vaksinasi di wilayahnya, khususnya Kabupaten Tegal. Ganjar mengaku trenyuh dengan kerja sama ini.

Hal itu disampaikan Ganjar usai meninjau acara Serbuan Vaksinasi Covid-19 Koarmada II kepada masyarakat Kabupaten Tegal, di GOR Trisanja Slawi, Rabu (25/8). Ganjar mengaku kaget saat dihubungi oleh Panglima Koarmada II.

“Ketika beliau telpon saya akan membantu vaksinasi di Jawa Tengah. Bangga, trenyuh, terharu, rodo bingung, ini kok sampai ke sini ngapain? Ternyata beliau itu wilayahnya sampai di Cilacap, ternyata beliau coverage areanya segitu,” kata Ganjar saat konferensi pers.

Baca Juga:  Resmi Menikah, Marcella Daryanani Jarang Umbar Kemesraan Bersama Pasangan

Ganjar menyebut serbuan vaksinasi ini merupakan berkah bagi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Tegal. Ganjar mengatakan, serbuan vaksin ini bagian dari ikhtiar agar makin banyak masyarakat yang mendapat vaksin.

“Ini adalah ikhtiar kita, agar cepat semakin banyak warga kita yang divaksin. Pengalaman membuktikan, buat mereka yang sudah divaksin relatif dirinya sehat, relatif aman,” ujar Ganjar.

Sampai hari ini, Ganjar mengaku sudah banyak mendapat protes baik dari siswa yang ingin segera bersekolah tatap muka hingga para seniman yang sudah rindu berpentas.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Sosialisasikan Layanan Publik #darurat112aja

Hanya saja itu belum bisa dilakukan. Sebab masih banyak yang belum mendapatkan vaksin. Sehingga percepatan terus dilakukan. Ganjar pun meminta masyarakat tetap bersabar karena stok vaksin masih terbatas.

“Insyaallah mulai bulan Agustus mulai ditambah September nanti makin banyak, Oktober sampai November itu peak-nya (puncaknya). Maka kita menyiapkan untuk bergotong royong hari ini dengan TNI Polri, dengan kabupaten kota setiap saat mengkoordinasikan dan mudah-mudahan terjadi lebih banyak nanti warga yang bisa disuntik,” jelasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *