Polrestabes Semarang Terbitkan Maklumat Pelayanan Satlantas

SEMARANG (Awal.id) – Polrestabes Semarang menerbitkan Maklumat Pelayanan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satpas 1421 Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang, yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan maklumat pelayanan tersebut ditandatangi langsung oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.

“Hal Ini dilakukan untuk menuju pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang sudah ditentukan tentunya untuk menuju pelayananan prima,” papar Sigit.

Baca Juga:  Spice Up Nusantara, Wujud Nyata Dukungan Bank Jateng ke UMKM

Berikut bunyi Maklumat pelayanan SIM tersebut :

“Dengan ini kami menyatakan sanggup melaksanakan pelayanan sesuai standar pelayanan yang ditentukan Pelayanan Penerbitan SIM. Dan apabila tidak menepati janji ini kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlalu.”

Sementara itu terkait pengajuan penerbitan SIM, lanjut Sigit, pihaknya menjelaskan ada beberapa syarat yang harus disiapkan, yaitu pemohon SIM melampirkan KTP, SIM asli, surat keterangan dokter sehat jasmani dan surat keterangan sehat rohani (psikologi).

Baca Juga:  PKK Harus Bisa Multi Talenta

Setelah itu, pemohon diwajibkan membayar biaya PNBP resi bank bisa melalui transfer bank atau langsung ke teller bank di Satpas.

Kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran atau regestaris dengan cara mengisi formulir, melampirkan persyaratan, tanda tangan, foto dan sidik jari. Langkah terakhir, pemohon melakukan ujian teori, dilanjutkan dengan ujian ketrampilan mengemudi dan ujian praktik.

“Apabila lulus semua ujian SIM akan dicetak dan diserahkan kepada pemohon. Namun, apabila tidak lulus pemohon bisa mengulang kembali pendaftaran dalam tenggang waktu 7 hari, 14 hari dan setelah 30 hari,” tandas Sigit.

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada Selasa 12 Maret 2024

“Dengan adanya Maklumat Pelayanan tersebut, maka dapat memudahkan masyarakat  untuk mendapatkan SIM, sehingga kita harapkan masyarakat untuk mengurus sendiri dan tidak menggunakan jasa calo,” tutup Sigit. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *