Digeruduk Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Gubernur Ganjar: Saya Angkat Dua Jempol

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerima sejumlah aktivis mahasiswa dari enam organisasi pergerakan di Jateng,  Rabu (28/7) malam

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kedatangan tamu sejumlah aktivis mahasiswa dari enam organisasi pergerakan di Jateng,  Rabu (28/7) malam.

Mereka mengaku datang bukan untuk demo, tetapi untuk berembug dengan Ganjar soal keterlibatan mahasiswa dalam penanganan Covid-19 di masyarakat.

Pertemuan yang digelar di lobby rumah dinas Ganjar itu berlangsung hangat. Ditemani teh dan jajanan pasar, Ganjar yang hanya mengenakan kemeja polos dan bersarung itu nampak gayeng ngobrol dengan para ketua dan pengurus organisasi kemahasiswaan yang tergabung di Kelompok Cipayung Jateng.

Baca Juga:  Airlangga Bantah Prabowo Siapkan Kabinet Berisi 40 Menteri

Enam organisasi tersebut ialah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Mereka diskusi cukup lama, dan memberikan pandangan serta ide dalam rangka membantu pemerintah menangani Covid.

“Saya kedatangan tamu, kawan-kawan mahasiswa dari kelompok Cipayung Jateng. Mereka ini punya ide, membuat Gerakan Jateng Ayo Bangkit. Intinya, mereka ingin berkontribusi membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19,” kata Ganjar.

Baca Juga:  Firnando H Ganinduto Tinjau Korban Bencana di Kendal, Salurkan 600 Paket Bantuan Sembako

Ganjar menerangkan, ada banyak ide dan gagaan dari teman-teman mahasiwa yang hadir ke rumah dinasnya itu. Kontribusi yang diusulkan juga kongkret, misalnya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang berhak, membuat konsultasi di bidang kesehatan atau telemedicine, berkontribusi pada bidang pendidikan dan lainnya.

“Ada juga yang tergerak untuk mendata UMKM terdampak, penyintas Covid dan diajak jadi donor plasma konvalesen dan lainnya. Mereka bisa masuk ke persoalan-persoalan itu dan ingin membantu menyelesaikan. Saya rasa ini gerakan yang sangat bagus, karena ini kuliah kerja yang sangat nyata,” tegasnya.

Baca Juga:  Dramatis, PSIS Tahan Imbang Dewa United di Menit Akhir Injury Time

Ganjar memang sedang getol mengajak semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa bersatu melawan pandemi. Caranya adalah berkontribusi dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki masing-masing.

“Dan mahasiswa Jateng khususnya kelompok Cipayung ini tergerak. Mereka punya ide dengan model gerakan yang berbeda. Sangat berbeda. Saya apresiasi, karena mereka mau terjun ke lapangan secara langsung. Saya angkat dua jempol untuk mereka,” pungkasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *