Bank Jateng Bagikan 25.000 Paket Sembako untuk Masyarakat dan Nakes Terpapar Covid-19

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno
Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno

SEMARANG (Awal.id) – Bank Jateng ikut andil membantu program pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membagikan bantuan sosial berupa 25.000 paket sembako kepada masyarakat serta tenaga kesehatan yang saat ini terpapar Covid-19.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno menjelaskan pemberian bantuan sosial tersebut sekaligus sebagai wujud kepedulian Bank Jateng kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di masa PPKM Darurat saat ini.

Baca Juga:  Kunjungi Daerah Penghasil Nikel Terbesar, Ganjar Tegaskan Lanjutkan Hilirisasi

“Harapannya bantuan ini dapat bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, dan sedikit meringankan beban hidup masyarakat di tengah-tengah wabah virus Corona,” kata Nano, sapaan akrab Supriyatno, di Semarang, Rabu (28/7).

Nano mengakui bantuan sosial tidak mungkin hanya ditanggung seluruhnya oleh pemerintah, tapi harusnya dilakukan secara gotong-royong bersama masyarakat dan sejumlah instansi.

Penyaluran bansos berupa paket sembako dari BPD Jateng dilakukan mulai Selasa (13/7) sampai dengan Senin (19/7) lalu. Total bantuan yang telah disalurkan sebanyak 25.000-an paket sembako.

Bank Jateng menyerahkan bantuan sosial kepada Bupati Blora.

Bank Jateng menyerahkan bantuan sosial kepada Bupati Blora.

Bansos tersebut, lanjut Nano, disalurkan melalui jaringan kantor cabang Bank Jateng, baik konvensional maupun Syariah yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, Jakarta, dan Yogyakarta. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh masing-masing pemimpin cabang setempat.

Baca Juga:  Jampidsus Kejagung RI Periksa 2 Saksi Perkara Korupsi PT Krakatau Steel Tahun  2011

“Bansos tersebut diserahkan melalui pemerintah daerah masing-masing di kabupaten/kota, tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit maupun masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah,” tambahnya.

Menyinggung alasan bantuan tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri, tetapi juga kepada tenaga kesehatan (Nakes), Nano mengatakan nakes merupakan ujung tombak dalam mengatasi pandemi Covid, sehingga beban, tanggung jawab dan dukungan moril layak disematkan kepada nakes yan menjadi pahlawan di bidang kesehatan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *