Unggul Sejak Zaman Belanda, Kawasan Industri Kendal Jadi Percontohan Nasional

Kawasan Industri Kendal
Kawasan Industri Kendal
  1. KENDAL (Awal.id) – Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (​ILMATE) Kementerian PerindustrianTaufiek Bawazier menyatakan Kabupaten Kendal mampu menjadi percontohan kawasan industri nasional seiring dengan potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut.

Keunggulan kabupaten ini, menurut Taufiek Bawazir, sudah terlihat sejak zaman penjajahan Belanda.

Taufiek mengatakan salah satu peninggalan dari zaman tersebut adalah berdirinya Pabrik Gula Cepiring. Hal tersebut menandakan Kendal sangat prospektif di bidang perindustrian.

“Oleh karena itu, kami akan kawal sebagai perwakilan pemerintah untuk ikut membesarkan Kendal di bidang perindustrian. Ini tugas kami turun tangan membantu pengembangan industrinya. Kami tegaskan agar industri di Kendal memiliki multiplier effect, saling take and give dengan memanfaatkan secara maksimum informasi teknologi yang ada,” katanya.

Dia mengatakan selain memiliki Kawasan Industri Kendal, di kabupaten tersebut terdapat pabrik baja dan industri pariwisata yang cukup besar potensinya.

“Apalagi kontribusi sektor industri Kendal sudah melebihi 30 persen terhadap pendapatan daerah, ini merupakan indikator capaian keberhasilan suatu daerah dari perspektif perindustrian,” katanya dalam focussed group discussion (FGD) yang diselenggarakan di Kantor Pemkab Kendal.

Di sisi lain, masyarakat perlu mengasah kemampuan mengoperasikan teknologi informasi dengan memanfaatkan alat teknologi yang dimiliki, seperti gawai.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kendal Dico Ganinduto mengatakan sudah banyak industri yang berdiri di wilayahnya termasuk pabrik baja di Patebon. Selain itu juga ada Kawasan Industri Kendal (KIK) yang memiliki luas sekitar 1.000 hektare.

Melihat potensi tersebut, pihaknya berharap ke depan KIK mampu menampung lalu lintas industri yang melintasi dan berproduksi di kawasan tersebut.

“Ini kami lakukan karena melihat prospek yang sangat bagus untuk mengembangkan perindustrian. Apalagi sudah ada puluhan Negara yang siap berinvestasi seperti Vietnam, Jepang, China, Malaysia, Singapura, Korea, Philipina, dan tentunya Indonesia,” katanya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *