Mendikbud Ristek Kukuh Buka Sekolah Tatap Muka

JAKARTA (Awal.id) Sekolah tatap muka akan segera dimulai pada tahun ajaran baru, sesuai dengan izin dari pemerintah. Mendikbud Ristek Nadiem Makarim kukuh akan membuka sekolah tatap muka terbatas pada tahun ajaran baru, Juli 2021 mendatang.

Penerapan kebijakan ini menjadi harga mati, kendati tren kasus covid-19 saat ini melonjak usai libur Lebaran.

Dia beralasan masa depan bangsa sangat bergantung pada hasil pendidikan kita. “Tidak ada tawar-menawar untuk pendidikan, terlepas dari situasi yang kita hadapi,” tegas Nadiem dalam acara yang disiarkan YouTube Kemendikbud RI, baru-baru ini.

Nadiem mengatakan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas sudah diizinkan untuk digelar sejak awal tahun ini, namun masih sedikit sekolah yang menerapkannya.

Saat ini guru dan tenaga pendidik sudah mendapat prioritas terhadap vaksinasi Covid-19. Karena itu, Nadiem mengatakan tidak ada alasan bagi sekolah untuk tidak menggelar pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Langkah Mendikbud Nadiem itu dinilai sebagai tindakan tergopoh-gopoh yang mengedepankan emosional. Seharusnya, Nadiem tidak mewajibkan anak didik melakukan pembelajaran tatap muka terbatas di tengah pandemi yang belum terkendali.

Mengutip situs resmi CSIS, Indonesia berada pada urutan pertama dengan kasus Covid-19 terbanyak di Asia Tenggara. Hingga hari ini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus corona di Indonesia mencapai 1.517.854 kasus.

Indonesia juga menempati urutan pertama dengan kasus meninggal karena Covid-19 terbanyak. Kasus meninggal di Indonesia saat ini mencapai 41.054 orang.

“Kegagalan total di dunia pendidikan selama pandemi, harusnya itu diantisipasi oleh Mas Menteri sebagai kegagalan mengantisipasi pendidikan jarak jauh. Kegagalan itu jangan emosional dilimpahkan kepada anak didik dengan memaksakan Pembelajaran Tatap Muka,” ujar Pengamat Pendidikan, Muhammad Ramli Rahim , Selasa (8/6). (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *