Ketika Gubernur Ganjar Tanyakan Gejala Covid pada Warga Isolasi, “Aku Rak Iso Ngambung Pak…”

Gubernur Ganjar Pranowo menyapa dari kejauhan warga Kudus yang menjalani isolasi di Donohudan, Boyolali
Gubernur Ganjar Pranowo menyapa dari kejauhan warga Kudus yang menjalani isolasi di Donohudan, Boyolali

BOYOLALI (Awal.id) – Ratusan warga Kudus yang diisolasi di asrama haji Donohudan Boyolali dikejutkan dengan kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu (9/6).

Mereka yang awalnya sedang duduk-duduk santai sambil mengobrol, langsung berdiri dan berteriak menyapa Ganjar.

“Hei ada Pak Ganjar. Itu Pak Ganjar datang. Halo pak Ganjar,” teriak beberapa warga.

Teriakan orang-orang itu langsung membuat heboh. Beberapa warga yang sedang istirahat di dalam kamar, langsung ikut keluar untuk menyapa.

Pripun kabare bapak ibu? Sehat semua kan? Ada yang nggreges-nggreges (demam) atau batuk pilek tidak?,” sapa Ganjar.

Beberapa warga mengatakan tidak ada gejala. Tapi, ada juga beberapa yang mengatakan memiliki gejala berupa hilangnya indra penciuman.

Aku rak iso ngambung pak (saya tidak bisa mencium pak),” ucap beberapa

Dengan jarak sekitar 50 meter, Ganjar dan warga Kudus yang sedang isolasi di tempat itu gayeng ngobrol bersama. Guyonan dan keseruan terjadi dalam obrolan singkat itu.

Di hadapan Ganjar, warga yang sedang menjalani isolasi itu juga minta jatah menu makanan dibuat bervariasi lauknya, tidak melulu ayam terus. Ganjar pun menyampaikan keluhan itu pada pengelola.

Penanggung jawab tempat isolasi terpusat Donohudan, dr Sigit menerangkan, ada 249 warga Kudus yang diisolasi di tempat itu. Selain itu, ada juga warga lain dari Solo Raya.

“Untuk kapasitas, kami masih bisa menampung sekitar 400 san lagi. Terkait tadi permintaan perubahan menu, tentu kami penuhi dan akan kami konsultasikan dengan ahli gizi di sini, karena semuanya ada patokannya,” ucapnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *