Bupati “Zona Merah” Siap Aktifkan Jogo Tonggo

SEMARANG (Awal.id) – Sejumlah Bupati/Wali Kota di Jawa Tengah siap menambah tempat Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di daerahnya masing-masing. Mereka juga siap membuat tempat isolasi terpusat dan mengaktifkan Jogo Tonggo.

Penegasan itu disampaikan saat para Bupati/Wali Kota mengikuti rapat evaluasi penanganan Covid-19 secara daring di ruang rapat Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (7/6).

Rapat yang dipimpin Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, itu diikuti oleh tenaga ahli serta seluruh Bupati/Wali Kota se Jateng.

“Saat ini BOR kami 324, sudah saya mintakan seluruh direktur rumah sakit menambah jadi 370, karena kami tidak hanya melayani warga Pati, melainkan juga dari Kudus, Rembang dan Grobogan. Untuk tempat isolasi, kami juga siapkan,” kata Bupati Pati, Haryanto.

Ada pula Bupati yang meminta bantuan Pemprov Jateng terkait tempat isolasi terpusat. Seperti Bupati Kudus yang mengirimkan pasien Covid-19 ke Donohudan, juga Bupati Demak yang meminta bantuan tempat isolasi milik Provinsi di Semarang.

“Untuk isolasi terpusat kami terbatas, sehingga kami minta bantuan Pemprov Jateng, termasuk RSUD milik Pemprov,” kata Bupati Demak, Estianah.

Seperti diketahui, delapan kabupaten di Jawa Tengah saat ini masuk zona merah Covid-19. Kenaikan pasien positif terjadi usai liburan Lebaran.

Delapan daerah zona merah penyebaran Covid-19 tersebut yaitu Kudus, Demak, Grobogan, Pati, Jepara, Sragen, Kabupaten Tegal dan Brebes.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *