Wujudkan Perjuangan RA Kartini, PBS Bagi-bagi Takjil di Jalan Pahlawan Semarang

Ketua PBS Emmaculata ikut terjun langsung untuk membagikan takjil kepada para pengguna Jalan Pahlawan, Semarang.
Ketua PBS Emmaculata ikut terjun langsung untuk membagikan takjil kepada para pengguna Jalan Pahlawan, Semarang.

SEMARANG (Awal.id) –  Perempuan Berkebaya Semarang (PBS) berkolaberasi dengan Sekar Catering menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil menjelang buka puasa di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (21/4).

Aksi ini sosial berupa bagi-bagi takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, sekaligus untuk memperingati Hari Kartini ke-142 tahun.

Sejak pukul 16.00, sejumlah ibu-ibu dari PBS yang mengenakan kebaya dengan ramah dan sopan membagi-bagikan takjil sebanyak 500 boks kepada para pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:  Tim Tabur Kejagung Tangkap Buron Kejari Pasangkayu  

Ketua Perempuan Berkebaya Semarang (PBS) Kota Semarang, Emmaculata di sela-sela pembagian takjil mengatakan di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, seluruh anggota PBS ingin mewujudkan gagasan dari pahlawan wanita Indonesia, RA Kartini. Sosok Kartini dinilai Emma merupakan tokoh yang gigih dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

“Emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini telah mampu mengangkat derajat wanita, khususnya wanita milenial, sehingga dapat berdiri sejajar dengan kaum pria,” kata Emma.

Baca Juga:  Sowan Ke Pesantren, Ganjar Dihadiahi Lukisan Karya Santri

Menurut Emma, pembagian takjil kepada orang yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu perwujudan dari apa yang diperjuangkan Kartini.

“Melalui kegiatan sosial, kita bisa berbagi dan bisa meringankan beban sosial masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” paparnya.

Para anggota PBS membentangkan spanduk untuk memberi ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat Kota Semarang.

Para anggota PBS membentangkan spanduk untuk memberi ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat Kota Semarang.

Emma mengingatkan Kartini Milenial jangan sekali-kali meninggalkan apa yang menjadi mimpi besar RA Kartini saat berjuang untuk mendapatkan kesetaraan gender.

Baca Juga:  Juli 2021, Neraca Perdagangan Indonesia Alami Surplus 2,59 Miliar Dolar AS

“Saya minta wanita Jawa Tengah jangan sampai menghilangkan budaya Jawa. Contoh kecil misalnya, menggunakan busana kebaya. Dengan menggunakan kebaya, sedikit banyak para wanita Jateng sudah ikut kiprah dan berperan melestarikan dalam budaya leluhur,” ujarnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *