Kasus Covid-19 Alami Tren Penurunan 3 Hari Berturut-turut

SEMARANG (Awal.id) – Perkembangan kasus penularan Covid-19 di Tanah Air selama sepekan menunjukkan penurunan, baik dari kasus terkonfirmasi positif maupun kasus kematian.

Bahkan, kasus aktif Covid-19 turun selama tiga hari berturut-turut. Saat ini jumlahnya menjadi menjadi 160.699, setelah berkurang 7.618 kasus pada Sabtu (4/9).

Sementara konfirmasi positif Covid-19 bertambah 6.727. Total kasus positif virus corona di Indonesia kini mencapai 4.123.617 sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, dari total kasus positif, sebanyak 3.827.449 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh bertambah 13.806 dari hari sebelumnya.

Baca Juga:  Bupati Kendal Dico M Ganinduto Launching Host to Host SP2D Online

Pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona bertambah 539 dari hari sebelumnya, sehingga jumlahnya kini menjadi 135.469 orang. Sementara jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 210.431.

Hingga kini kasus Covid-19 masih terus bertambah di Indonesia. Kasus sempat mengalami lonjakan beberapa pekan, kini penurunan terjadi secara signifikan, termasuk pasien yang meninggal dunia. Tingkat keterisian pasien di rumah sakit pun telah menurun drastis.

Di Jakarta, tingkat keterisian rumah sakit Covid-19 di Ibu Kota saat ini hanya terisi 15 persen. Dari 8.189 tempat tidur, hanya terisi 1.211 atau 15 persen.

Baca Juga:  Ganjar dan Jokowi Sepesawat ke Solo, Ini Materi yang Diobrolkan

Mengenai tingkat keterisian tempat tidur ICU pasien Covid-19, Riza menyebut angkanya menurun menjadi 31 persen. Dari 1.349 kapasitas, Riza menyebut hanya terisi 414 ICU.

Kendati demikian, pemerintah masih menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah. Level penerapan PPKM disesuaikan dengan tingkat penularan di masing-masing daerah.

Hingga Jumat (3/9), Kemenkes mencatat laju vaksinasi nasional telah dilakukan terhadap 65 juta warga (31,64 persen) untuk dosis 1, dan 37 juta untuk dosis 2.

Baca Juga:  Jelang Lawan Persela, Dokter Tim PSIS Beberkan Kondisi Pemain

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan angka vaksinasi tertinggi mencapai 115 persen, disusul Bali dengan 93,23 persen, Kepulauan Riau 76,93 persen, DIY 57,29 persen, dan Sulawesi Utara mencapai 39,16 persen.

Lima provinsi terendah vaksinasi masih ditempati Lampung dengan 12,63 persen, Maluku Utara 14,89 persen, Sumatera Barat 16,44 persen, Sulawesi Tengah 16,97 persen, dan Papua 17,16 persen.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *