PPKM Selesai Besok, Kasus Positif Covid-19 Turun Signifikan

SEMARANG (Awal.id) – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali per hari ini, Minggu (29/8), memasuki hari terakhir. Pemerintah akan memutuskan status perpanjangan tersebut pada Senin (30/8) besok.

Memasuki hari terakhir, kasus corona pada masa PPKM di Jawa-Bali selama sepekan ini, dimulai sejak 23 Agustus lalu mengalami penurunan yang signifikan.Penurunan tak hanya terjadi pada kasus positif, tapi juga terjadi pada kasus sembuh dan meninggal dunia.

Perpanjangan pekan lalu menjadi yang kelima sejak pemerintah menarik rem darurat PPKM pada 3 Juli-20 Juli. Jika besok diperpanjang, PPKM berjenjang dengan demikian menjadi yang keenam.

Sementara itu, secara total, angka kasus positif di Jawa Bali selama sepekan terakhir PPKM mencapai 46.151 kasus. Penurunan kasus terutama terlihat mulai Kamis (26/8), dengan rerata kasus di bawah 10 ribu.

Baca Juga:  DOK!! Komisi III DPR Setujui Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Sebaran kasus positif harian paling banyak selam sepekan terakhir, masih didominasi Jawa Barat dengan rata-rata kasus di atas 5 ribu. Disusul Jawa Timur dengan rata-rata kasus di atas seribu. Sedangkan, sisanya seperti DKI Jakarta, Banten, DIY, dan Bali rata penambahan kasus positif masih di bawah 500.

Penambahan kasus positif di Jawa Bali terbanyak tercatat pada 24 dan 25 Agustus lalu, dengan penambahan kasus di atas 10 ribu. Kemudian, berturut-turut setelahnya, kasus positif turun hingga 4 ribu kasus per hari.

Sedangkan, untuk kasus meninggal dunia selama sepekan terakhir PPKM, angkanya juga relatif turun sejak 24 Agustus. Sempat mencapai angka tertinggi pada 24 Agustus, angkanya hingga 28 Agustus turun hingga di kisaran 400 kasus per hari.

Baca Juga:  Ridho Rhoma Terjerat Kasus Narkoba Lagi, Simpan 3 Butir Ekstasi di Bungkus Rokok

Kasus meninggal dunia masih didominasi oleh Jawa Timur selama sepakan terakhir dengan rata-rata di atas 100 kasus. Sementara, enam provinsi lain dalam sepekan terakhir masih mencatat kasus kematian di bawah 100 kasus.

Kasus kematian tertinggi secara akumulatif di Jawa dan Bali, tercatat pada 24 Agustus mencapai 715 kasus, yang didominasi Jawa Barat dengan 314 kasus, disusul Jatim dengan 185.

Kemudian untuk kasus sembuh selama PPKM sepakan terakhir di Jawa Bali angkanya juga turun mencapai 7.099 pada 28 Agustus. Kasus sembuh tertinggi tercatat pada 24 Agustus mencapai 21.841 kasus.

Baca Juga:  Belanda dan Belgia Pastikan Lolos 16 Besar, Ukraina Buka Peluang

Kasus sembuh masih didominasi Jawa Barat dengan rata-rata di atas 5 ribu kasus sembuh. Disusul Jawa Timur dengan rata-rata kasus sembuh di atas seribu kasus.

Sementara itu, belum diketahui apakah pemerintah bakal memperpanjang atau menghentikan, termasuk kemungkinan menurunkan level PPKM di beberapa daerah. Pada pekan lalu, pemerintah telah menurunkan level PPKM di beberapa wilayah, termasuk Jabodetabek ke level 3.

Dengan penurunan tersebut, sejumlah sektor juga telah dibuka, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, sarana atau fasilitas olahraga, termasuk izin pembelajaran tatap muka (PTM).

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *